| dc.description.abstract | Diatom perifitik merupakan salah satu komunitas penyusun perifiton yang memiliki nutrisi dan kandungan asam lemak omega-3 tinggi serta dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami udang. Pertumbuhan dan perkembangan diatom tergantung pada ketersediaan unsur hara di perairan. Permasalahannya adalah ketersediaan unsur hara di perairan cenderung tidak stabil dari waktu ke waktu, sehingga dibutuhkan suatu kegiatan untuk menyediakan unsur hara bagi tumbuh kembang diatom. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan cara menambahkan unsur hara ke dalam substrat, dalam hal ini adalah substrat zeocrete. Substrat zeocrete adalah substrat buatan yang merupakan campuran dari zeolit, semen, dan ijuk. Untuk mengetahui kemampuan substrat zeocrete sebagai tempat hidup diatom perifitik perlu dilakukan penelitian mengenai komposisi dan biomassa diatom perifitik.
Diatom uji ditumbuhkan pada empat macam perlakuan substrat zeocrete, yaitu substrat zeocrete tanpa penambahan unsur hara serta substrat zeocrete yang diberi tambahan unsur hara dengan rasio N:P = 10:1, 20:1, dan 30:1, pada konsentrasi P dan Si 0,02 ppm. Sumber unsur hara untuk substrat adalah larutan pupuk urea, TSP, dan sodium metasilika. Parameter lingkungan (intensitas cahaya, suhu, salinitas, pH, dan DO) dikontrol agar tetap pada kondisi optimum untuk pertumbuhan diatom.
Unsur hara yang tersedia di air media berasal dari lepasan amonia, nitrat, ortofosfat, dan silika dari substrat zeocrete. Substrat zeocrete akan melepas unsur hara bila unsur hara di perairan kurang memadai untuk mendukung pertumbuhan diatom, dan akan menyerap unsur hara berlebih di perairan.
Perkembangan kelimpahan diatom perifitik pada substrat zeocrete dengan
penambahan unsur hara menunjukkan peningkatan setelah dua minggu pemeliharaan, sedangkan pada substrat zeocrete tanpa penambahan unsur hara mengalami penurunan kelimpahan. Biomassa total tertinggi terdapat pada substrat zeocrete yang mendapat penambahan unsur hara dengan rasio N:P=30:1, sedangkan terendah pada substrat zeocrete tanpa penambahan unsur hara. Dari uji statistik menggunakan program SAS 6.12 pada selang kepercayaan 95% dibuktikan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara biomassa total diatom perifitik yang tumbuh pada substrat zeocrete yang diberi tambahan unsur hara dengan rasio N:P=20:1 dan 30:1. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa waktu pencapaian biomassa total maksimum terjadi pada hari ke-20. | id |