Show simple item record

dc.contributor.advisorSinaga, R.S.
dc.contributor.authorKwang, Jap Tjie
dc.date.accessioned2024-02-05T04:56:42Z
dc.date.available2024-02-05T04:56:42Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137576
dc.description.abstractMeningkatnya produksi pertanian dewasa ini berdampak pada peningkatan kebutuhan akan bahan pengemas hasil-hasil pertanian. Karung goni sebagai salah satu bahan pengemas yang Lelah banyak digunakan, mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan karung plastik, yaitu dalam hal kemudahannya untuk dipindah-pindahkan, kemudahan untuk disimpan atau dibuang bila sudah tidak dipakai, serta kecocokannya untuk menyimpan beberapa komoditi tertentu (Sockartawi et al, 1986). Di Indonesia, kebutuhan karung goni diperkirakan mencapai 75 juta tembar per Lahun. Pemerintah mulai mem- buka kesempatan investasi pabrik karung goni dengan jalan merehabilitasi pabrik karung goui PT Perkebunan XVII (Liga pabrik), yang didirikan sejak Lahun 1937-1947, serta membangun lima pabrik karung goni swasta pada tahun 1970-an. Dalam perkembangannya, industri karung goni dihadapkan pada berbagai hambatan, seperti kebutuhan bahan bakuid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnalisis keuntungan dan dampak kebijaksanaan pemerintah terhadap produksi karung goni dengan pendekatan Policy Analysis Matrix (PAM) (Studi kasus pada Pabrik Karung Goni PT Guna Djaja Indah, Tangerang)id
dc.titleAnalisis keuntungan dan dampak kebijaksanaan pemerintah terhadap produksi karung goni dengan pendekatan Policy Analysis Matrix (PAM) : (Studi kasus pada Pabrik Karung Goni PT Guna Djaja Indah, Tangerang)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record