Show simple item record

dc.contributor.advisorHernanto, Fadholi
dc.contributor.authorGhufroni, Ahmad
dc.date.accessioned2024-02-05T04:48:57Z
dc.date.available2024-02-05T04:48:57Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137567
dc.description.abstractUsaha peternakan sapi perah di Indonesia telah ada sejak abad ke-19, yaitu dengan adanya impor sapi perah dari Australia, Kemudian pada awal abad ke-20 disusul dengan pengimporan sapi perah jenis "Fries Holland" (FH) dari Negeri Belanda. Pada tahun 1962 PN Perhewani mengimpor sapi perah FH dari Denmark guna mencukupi kebutuhan. susu pada pesta olah raga "Asian Games IV" di Jakarta. Kemudian pada tahun 1965 kembali diimpor sapi- sapi bibit FH dari Negeri Belanda oleh Jawatan Kehewanan. Pusat untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri. DKI Jakarta merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi cukup besar dalam usaha peternakan sapi perah. Permasalahan uBom yang dihadapi peternak dalam upaya pengembangan usaha peternakan sapi perah rakyat di DKI Jakarta khususnya di wilayah Kecamatan Setia Budi adalah sulitnya lahan untuk usaha peternakan, makin sulitnya ketersediaan hijauan ternak dan makin terdesaknya lahan usaha oleh adanya pembangunan/pengembangan wilayah serta adanya protes masyarakat terhadap dampak limbah usaha peternakan sapi perah. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnalisis usaha tani dan perhitungan harga pokok susu segar pada peternakan sapi perah rakyat (Studi kasus di Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan)id
dc.titleAnalisis usaha tani dan perhitungan harga pokok susu segar pada peternakan sapi perah rakyat : (Studi kasus di Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record