Show simple item record

dc.contributor.advisorUtomo, Bambang S.
dc.contributor.authorBatubara, Irma Suzanna
dc.date.accessioned2024-02-05T04:12:41Z
dc.date.available2024-02-05T04:12:41Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137549
dc.description.abstractSebagian besar penduduk Indonesia berada di pedesaan terserap sebagai tenaga kerja sektor pertanian. Akan te- tapi pada periode sekarang ini angkatan kerja muda kurang berminat bekerja di sektor pertanian. Dalam kehidupan angkatan kerja muda bekerja di sektor pertanian dinilai rendah. Mereka lebih tertarik untuk berusaha di sektor luar pertanian. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk menge- tahui faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas kerja angkatan kerja muda dari pertanian ke luar pertanian serta melihat dampaknya terhadap kehidupan keluarga. Faktor penyebab terjadinya mobilitas kerja ialah adanya nilai/norma bagi para angkatan kerja muda yang me- nilai rendah bekerja di sektor pertanian (92,5% responden mengatakan bahwa mereka enggan untuk bekerja di sektor pertanian dengan alasan bekerja di sektor pertanian ter- lalu capek dan kotor serta tidak menunjukkan kehidupan perkotaan yang modern). Kemudian didorong pula oleh ada- nya peluang berusaha di luar sektor pertanian yaitu berkembangnya industri rotan dan meubel kayu di Desa Tegalsari. Adanya pengembangan wilayah pedesaan misalnya perbaikan dan perluasan prasarana jalan dan sarana transportasi yaitu perbaikan jalan dan semakin bertambahnya saran transportasi yang mempersingkat waktu tempuh dari Desa Tegalsari ke tempat lain. Masuknya teknologi pertanian turut pula mempengaruhi mobilitas kerja yang terjadi pada angkatan kerja muda di Desa Tegalsari. Beralihnya angkatan kerja ini disebabkan dengan alasan utama tingginya pendapatan di sektor luar pertanian. Mobilitas kerja yang terjadi menyebabkan terjadinya kenaikan tingkat pendapatan dan tingkat kesejahteraan keluarga, tetapi menyebabkan hubungan dalam keluarga semakin berkurang. Dampak lain yang terlihat akibat mobilitas kerja ini adalah adanya peningkatan jenis dan mutu kebutuhan hidup sebagaimana rumah tangga di kota dan orientasi pendidikan anak dalam keluarga menjadi meningkat. Kemudian terlihat pula adanya kecenderungan kekurangan tenaga kerja pertanian pada waktu musim pengolahan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMobilitas kerja angkatan kerja muda dari sektor pertanian ke sektor luar pertanian (Studi kasus Keluarga Muda di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat)id
dc.titleMobilitas kerja angkatan kerja muda dari sektor pertanian ke sektor luar pertanian : (Studi kasus Keluarga Muda di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record