Show simple item record

dc.contributor.advisorSyukur, Muhamad
dc.contributor.advisorSurahman, Memen
dc.contributor.authorRachmawati, Anita Amalia
dc.date.accessioned2024-02-01T02:59:10Z
dc.date.available2024-02-01T02:59:10Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137077
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria seleksi tanaman semangka (Citrullus lanatus (Thunberg) Matsum dan Nakai) melalui pendugaan nilai heritabilitas, korelasi genetik dan analisis lintas. Perlakuan terdiri dari 20 genotipe semangka yang diuji dalam rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan tiga ulangan. Data hasil dan komponen hasil dianalisis dengan analisis ragam untuk menduga nilai heritabilitas dalam arti luas (h²bs), korelasi genetik dan analisis lintas. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juli 2005 sampai dengan November 2005, berlokasi di Cihideung Ilir Ciampea Bogor dengan ketinggian tempat 250 m dpl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua karakter yang diamati mempunyai keragaman genetik yang sempit kecuali karakter jumlah lurik buah dan padatan total terlarut mempunyai keragaman genetik yang luas. Karakter jumlah lurik buah, jumlah biji, jarak buah pertama, panjang batang tanaman, panjang ruas rata-rata dan padatan total terlarut mempunyai nilai heritabilitas tinggi. Karakter umur panen, jumlah ruas tanaman, jumlah cabang tanaman, jumlah daun, bobot buah, panjang buah, diameter buah, tebal kulit buah, tebal daging buah dan jarak buah yang dipanen mempunyai nilai heritabilitas rendah sampai sedang. Karakter jarak buah pertama, jarak buah yang dipanen, panjang ruas rata- rata dan jumlah daun mempunyai nilai koefisien korelasi genetik yang paling erat dengan hasil. Nilai koefisien korelasi genetik berturut-turut adalah 0.752, 0.773, 0.892 dan 0.783, sedangkan nilai koefisien korelasi fenotipik yang paling erat dengan hasil diperlihatkan oleh karakter jarak buah pertama, panjang batang tanaman dan panjang ruas rata-rata dengan nilai duga berturut-turut 0.474, 0.705 dan 0.609. Berdasarkan analisis koefisien lintas, keeratan hubungan tersebut disebabkan oleh pengaruh tidak langsung dari jarak buah pertama. Karakter jarak buah pertama dan panjang ruas rata-rata perlu dipertimbangkan secara bersama- sama dalam program seleksi varietas unggul semangka. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa karakter jarak buah pertama dan panjang ruas rata-rata tanaman dapat disarankan untuk digunakan sebagai kriteria seleksi dalam mendapatkan galur semangka yang berpotensi hasil tinggi. Tetapi dengan catatan perlu dilakukan hibridisasi dengan tetua lain yang mempunyai jarak genetik jauh dengan tetua yang diuji untuk meningkatkan keragaman genetik, mengingat karakter-karakter tersebut mempunyai keragaman genetik yang sempit walaupun keduanya mempunyai nilai heritabilitas tinggi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSemangkaid
dc.subject.ddcHeritabilitas dan korelasi genetikid
dc.titlePendugaan nilai heritabilitas dan korelasi genetik beberapa karakter agronomi tanaman semangka, Citrullus lanatus(Thunberg) Matsum dan Nakaiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record