| dc.description.abstract | Perkembangan teknologi informasi yang cepat telah menyentuh berbagai aspek; termasuk salah satunya dalam bidang perbankan. Transaksi keuangan tidak lagi dilakukan- secara manual atau dengan keta lain mendatangi langsung Bank untuk melakukan transaksi, tetapi cukup dengan menggunakan sebuah Kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri), semua hal yang berkaitan dengan transaksi dapat dilakukan. Dengan kata lain, Kartu ATM saat ini sudah multi guna dan multi fungsi.
Faktor pelayanan mutu pada Kartu ATM yang terjamin serta memuaskan, menjadi salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghasilkan suztu produk sesuai dengan harapan nasabah, adalah dengan menerapkan metode Quality Function Deployment dalam peningkatan mutu pelayanan Kartu ATM BRI kepada nasabah. Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: bagaimana penerapan QFD dalam peningkatan mutu pelayanan Kartu ATM BRI pada BRI cabang Kota Bogor, bagaimana spesifikasi prioritas konsumen dan teknik dalam peningkatan mutu Kartu ATM BRI, dan bagaimana pelaksanaan mutu Kartu ATM BRI pada BRI cabang Kota Bogor? Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penerapan QFD dalam peningkatan mutu pelayanan Kartu ATM BRI pada BRI cabang Kota Bogor, mengkaji spesifikasi prioritas konsumen dan teknik dalam peningkatan mutu Kartu ATM BRI, dan mengkaji pelaksanaan mutu Kartu ATM BRI pada BRI cabang Kota Bogor.
Total Quality Managament dapat diartikan sebagai perpaduan semua fungsi manajemen, semua bagian dari suatu perusahaan dan semua orang ke dalam falsafah holistik yang dibangun berdasarkan konsep kualitas, teamwork, produktivitas, dan kepuasan konsumen (Nasution, 2004). Metode Quality Function Deployment, merupakan sebuah metode yang sangat handal dan teruji dalam meningkatkan kualitas dalam proses perencanaan, pengembangan atau peningkatan kualitas sebuah produk atau jasa. Dengan terciptanya komunikasi antara konsumen (voice of customer) dan perusahaan (voice of engineer), sebuah produk akan terhindar dari kemungkinan 'market misses' ketika dipasarkan. Alat perencanaan utama QFD adalah matrik House of Quality. Matrik HOQ adalah suatu alat bantu utama yang akan menerjemahkan suara konsumen ke dalam persyaratan desain yang memenuhi nilai tujuan dan dicocokkan dengan bagaimana perusahaan akan memenuhi persyaratan tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk cabang Kota Bogor, yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika Bogor. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Oktober sampai akhir Bulan Desember 2005. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) dengan menggunakan metode pengambilan sampel accidental sampling (sampel kebetulan) atau disebut juga convenient sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 responden diasumsikan menyebar normal. Responden adalah nasabah BRI yang mempunyai Kartu ATM BRI. | id |