| dc.description.abstract | Departemen Human Resources PT. South Pacific Viscose (Departemen HR PT. SPV) merupakan salah satu departemen penting diantara departemen lainnya yang terdapat pada perusahaan tersebut. Hal ini dikarenakan hampir sebagian besar aktivitas yang berkaitan dengan ketenagakerjaan pada perusahaan tersebut harus sepengetahuan dan persetujuan dari departemen HR. Adapun permasalahan yang sering dihadapi oleh karyawan pada Departemen HR ini adalah lingkungan kerja yang standar, pekerjaan yang monoton serta variasi pekerjaan yang relatif rendah, faktor kompensasi juga menjadi permasalahan pada departemen ini jika dibandingkan dengan departemen-departemen lain.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi kepuasan kerja karyawan Departemen HR di PT. SPV, menganalisis hubungan antara kepuasan kerja dengan tingkat produktivitas kerja karyawan pada departemen HR PT. SPV, serta merekomendasikan prioritas kebijaksanaan yang dapat diambil sehubungan dengan masalah kepuasan kerja karyawan.
Penelitian lapangan ini dilakukan di PT. South pacific Viscose (PT. SPV)
yang terletak di Kampung Ciroyom, Desa Cicadas, Kabupaten Purwakarta, Jawa
Barat selama kurang lebih tiga bulan, terhitung sejak bulan Nopember 2005
sampai Desember 2005. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data
sekunder. Data primer diperoleh langsung dari perusahaan, diantaranya melalui
wawancara dan kuesioner. Wawancara yang dilakukan adalah menggunakan
metode wawancara terbuka dan wawancara tertutup. Adapun data sekunder
diperoleh dari buku-buku, skripsi, serta literatur-literatur lainnya yang berkaitan
dengan topik penelitian. PT. SPV merupakan perusahaan Multi National
Corporate (MNC) milik Lenzing AG dari Austria, Ashok Birla dari India, serta
PT. Golden Lion dan Mr. Ali Noor Luddin dari Indonesia. Produk utama PT SPV
adalah berupa serat rayon dan kristal Natrium Sulfat Anhidrat (Na₂SO₄ Anhidrat)
sebagai produk samping. PT. SPV didirikan pada tahun 1978 dengan surat izin
pendirian No. 17/14/78, dan perusahaan mulai resmi beroperasi pada bulan Mei
1981. Dalam hal memasarkan produknya, sampai saat ini PT. SPV belum
mengalami kesulitan yang berarti. Pemasaran hasil produksi PT. SPV
dilaksanakan secara kerjasama dengan distributor tunggal PT. Pura Golden Lion.
Hasil produksi PT. SPV sebagian besar digunakan untuk kebutuhan dalam negeri
yaitu sekitar 80 persen dan sisanya digunakan untuk ekspor. | id |