Show simple item record

dc.contributor.advisorGhulamahdi, Munif
dc.contributor.advisorPurnamawati, Heni
dc.contributor.authorSyukri, AM Azbas
dc.date.accessioned2024-01-31T07:34:20Z
dc.date.available2024-01-31T07:34:20Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136956
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhi beda varietas dan mencari konsentrasi yang optimum pupuk daun organik terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogea (L.)). Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei sampai bulan Juli 2004 di kebun percobaan IPB Sawah Baru, Darmaga Bogor. Lokasi penelitian mempunyai ketinggian 250 m diatas permukaan laut (dpl) dengan jenis tanah liat berdebu. Penelitian ini menggunakan empat varietas kacang tanah yaitu varietas Gajah, Kidang, Pelanduk dan Lokal Jepara. Model rancangan penelitian menggunakan rancangan petak terbagi (split plot design) dengan tiga kali ulangan. Pengolahan data menggunakan uji F dengan sistem SAS, juka terdapat perlakuan yang berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan multiple range (DMRT) untuk melihat perbedaan pengaruh tiap-tiap taraf perlakuan. Perlakuan yang digunakan terdiri atas dua faktor. Faktor utama adalah varietas kacang tanah (VI Gajah, V2 Kidang, V3 = Pelanduk, V4 Lokal Jepara). Faktor anak petak adalah konsentrasi pupuk daun organik (PO = 0 cc/l, P1 = 50 cc/l, P2 = 100 cc/l, P3 = 150 cc/1).terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan pengulangan sebanyak tiga kali sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Tiap satuan percobaan menggunakan 5 tanaman contoh sehingga terdapat 240 tanaman. Variabel-varabel yang diamati terdiri atas tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bintil akar, jumlah polong bernas pertanaman, jumlah biji perpolong, bobot polong bernas pertanaman, bobot biji pertanaman, bobot 100 biji kering dan bobot polong bernas perpetak. Hasil uji F menunjukkan bahwa perlakuan varietas memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah daun saat berumur 7 minggu setelah tanam (MST) dan jumlah cabang saat berumur 7 MST. Perlakuan pupuk daun organik tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap semua peubah vegetatif dan generatif. Interaksi antara varietas varietas dan konsentrasi pupuk daun organik memberikan pengaruh yang nyata pada umur 8 MST dan jumlah akar. Untuk hasil interaksi antar perlakuan varietas dan perlakuan konsentrasi pupuk berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 8 MST. Secara umum, interaksi antara varietas Gajah dengan konsentrasi pupuk daun organik 50 cc/l memberikan hasil jumlah daun tertinggi yaitu sebesar 60.87, sedangkan hasil terendah pada perlakuan interaksi antara varietas pelanduk dengan konsentrasi 100 cc/l yaitu 43.73. perlakuan varietas dan konsentrasi memberikan hasil yang nyata terhadap jumlah bintil akar. Jumlah bintil akar tertinggi pada perlakuan varietas Lokal Jepara yang diberi pupuk daun organik dengan konsentrasi 150 cc/l yaitu sebesar 405.67 dan terendah perlakuan varietas pelanduk dengan konsentrasi 150 cc/l yaitu sebesar 118.33.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcKacang tanahid
dc.subject.ddcPupu daun organikid
dc.subject.ddcNitroegenid
dc.titlePengaruh pemberian pupuk daun organik diperkaya nitrogen terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas kacang tanah, Arachis hypogea L.id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record