| dc.contributor.advisor | Tambunan, Mangara | |
| dc.contributor.author | Haloho, Fredy Martuahman D. | |
| dc.date.accessioned | 2024-01-31T07:28:20Z | |
| dc.date.available | 2024-01-31T07:28:20Z | |
| dc.date.issued | 1989 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136951 | |
| dc.description.abstract | Propinsi Jawa Barat merupakan salah satu daerah sentra produksi ubikayu setelah Lampung di Indonesia. Sebagian besar produksi ubikayu tersebut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan industri yang mengolah ubikayu. Industri yang paling banyak menyerap bahan baku ubikayu adalah industri tapioka.
Penyediaan bahan baku untuk industri pengolahan mengalami masalah yang menyangkut ketersediaan bahan baku yang tidak bisa kontinu akibat sifat musiman tanaman ubikayu yang mempengaruhi masa panen. dan penyediaan ubikayu disamping masalah kesinambungan kecenderungan menurunnya areal tanam ubikayu akibat rendahnya harga pada saat panen.
Ubikayů sebagai sumber karbohidrat ketiga setelah padi dan jagung peranannya semakin mengecil akibat produksi padi yang melimpah dan meningkatnya pendapatan masyarakat. Hal ini terlihat dari pertambahan luas panen dan produksi padi dari tahun ke tahun di Jawa Barat. Sedangkan luas panen ubikayu menurun dari tahun ke tahun, walaupun produktivitas meningkat mengakibatkan yang produksi tidak menurun terlalu besar. Berbagai gejala yang sulit diukur dengan tepat telah mengakibatkan penurunan areal ubikayu di Jawa Barat, seperti pembangunan pengairan dan program-program rehabilitasi yang memungkinkan padi sawah menggantikan tanaman tanaman tadah hujan seperti ubikayu. Upaya-upaya pengijauan pun di daerah-daerah pegunungan telah mengurangi areal untuk ubikayu. Oleh karena itu, perhatian untuk perluasan areal ubikayu harus diarahkan ke tanah-tanah yang tidak diusahakan tanpa harus merusak lingkungan atau memperluas areal tumpang sari ubikayu. Harga-harga ubikayu yang rendah juga mungkin menjadi penyebab petani berpindah menanam tanaman lain, juga penggunaan tanah untuk non-pertanian turut mengurangi tanah untuk tanaman ubikayu.
Produksi dan luas panen ubikayu Jawa Barat mencapai 13 persen dari angka nasional. Pusat produksi ubikayu di Jawa Barat adalah daerah Priangan Timur yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Garut yang juga merupakan pusat produksi tapioka yang penting. Sedangkan produktivitas tertinggi dicapai oleh Kabupaten Sukabumi yang antara lain dipengaruhi oleh penggunaan pupuk yang lebih tinggi dibanding daerah lain..dst | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Sistem reproduksi dan pemasaran ubi kayu di Jawa Barat | id |
| dc.title | Sistem reproduksi dan pemasaran ubi kayu di Jawa Barat | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |