Show simple item record

dc.contributor.advisorRusdiana, Omo
dc.contributor.advisorMulatsih, Sri
dc.contributor.authorKusumadiya, Patria
dc.date.accessioned2024-01-31T06:30:59Z
dc.date.available2024-01-31T06:30:59Z
dc.date.issued2024-01-31
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136907
dc.description.abstractJumlah penduduk Indonesia tahun 2019 mencapai 268 juta jiwa dengan pertumbuhan rata-rata 1,31% per tahun selama periode 2010-2019, berdampak pada perkembangan wilayah. Pemekaran Provinsi Kalimantan Utara pada 2012 menghasilkan percepatan pembangunan, namun pertumbuhan ekonomi pesat juga mengancam luas lahan pertanian. Program ketahanan pangan menjadi fokus dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebagai kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan "Zero Hunger". Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berupaya meningkatkan produksi padi melalui praktik pertanian tangguh dan penetapan wilayah pertanian berkelanjutan, dihadapkan pada penurunan produksi beras dan lonjakan kebutuhan lahan akibat alih fungsi. Pendekatan ekonomi, sosial, dan lingkungan diintegrasikan dalam pengembangan pertanian berkelanjutan, dengan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi lahan sawah, serta perhatian terhadap aspek lingkungan dalam pengambilan keputusan. Tujuan utamanya adalah memastikan ketersediaan pangan yang memadai dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengenali potensi lahan yang sesuai untuk pengembangan lahan sawah, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti status tanah, izin, pemanfaatan lahan, dan rencana tata ruang wilayah, dengan akhirnya mewujudkan kemandirian pangan. Pendekatan analisis kesesuaian lahan sawah menggunakan model distribusi spesies, dengan menggunakan data lokasi spesies dan variabel lingkungan yang relevan. Penelitian ini melibatkan kedua jenis lahan sawah, yaitu sawah basah dan sawah kering (sawah tadah hujan), serta melakukan penilaian ketersediaan lahan dan merencanakan skenario perkembangan lahan sawah berdasarkan kriteria perkembangan yang telah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lahan yang cocok untuk pengembangan lahan sawah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan, regulasi, dan perencanaan wilayah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan respons algoritma terhadap variabel prediktor dalam distribusi spesies padi di Provinsi Kalimantan Utara, dengan kehadiran padi dipengaruhi oleh variabel jarak dari infrastruktur dan indeks vegetasi (NDVI) dalam model ensemble. Model Random Forest (RF) memiliki kinerja lebih baik daripada model lain, namun model ensemble juga menunjukkan kinerja yang mendekati RF. Potensi pengembangan lahan sawah di Provinsi Kalimantan Utara diungkapkan melalui analisis diagram pohon keputusan, mengidentifikasi dua jenis lahan yang berpotensi menjadi lahan sawah. Wilayah pertama, seluas 206.963 ha (2,99% dari total area), berpotensi menjadi lahan sawah dengan pertimbangan terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Wilayah kedua, seluas 50.072 ha (0,72% dari total area), berpotensi menjadi lahan sawah namun saat ini berstatus kawasan hutan, sehingga membutuhkan izin atau perubahan status sesuai peraturan kehutanan. Status ketersediaan pangan sendiri di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2015 mencapai angka daya dukung 1,34, tetapi terjadi penurunan menjadi di bawah 1 dari 2016 hingga 2020, mengindikasikan kegagalan mencapai swasembada beras karena menurunnya produksi padi. Proyeksi pertumbuhan produksi padi yang semakin merosot berdampak pada daya dukung yang diproyeksikan pada tahun 2037 menjadi hanya 0,28 atau kategori III. Hasil analisis tiga skenario simulasi pengembangan lahan sawah menunjukkan skenario Optimis berpotensi menghasilkan surplus produksi beras pada 2037, menggarisbawahi perlunya revisi pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) guna mendukung pengembangan lahan sawah serta perlindungan lahan pertanian berkelanjutan (LP2B) bagi para petani.id
dc.description.sponsorshipKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutananid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePotensi Pengembangan Sawah Berbasis Daya Dukung untuk Mendukung Kemandirian Pangan di Provinsi Kalimantan Utaraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordland suitabilityid
dc.subject.keywordrice paddy availabilityid
dc.subject.keywordfood carrying capacityid
dc.subject.keywordrice paddy developmentid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record