| dc.description.abstract | Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam perekonomian Indonesia pada dasarnya sudah memiliki peranan yang besar sejak dulu. Sejak krisis ekonomi melanda Indonesia, peranan UKM meningkat dengan tajam. Data dari Biro Pusat Statistik menunjukkan bahwa pada tahun 2004 terdapat sekitar 43,34 juta unit UKM yang mewakili 99 persen dari total unit usaha di Indonesia. Pada tahun yang sama, jumlah tenaga kerja yang terserap oleh sektor ini mencapai 79,06 juta pekerja atau mendekati 99 persen dari total angkatan kerja yang bekerja. Sektor usaha perdagangan sangat mengandalkan distribusi dalam
mengelola persediaan barangnya. Pedagang besar atau grosir termasuk salah satu
rantai distribusi barang sebelum sampai ke konsumen akhir. Kendala yang
dihadapi oleh usaha grosir sekarang terutama di kota-kota besar adalah banyaknya
waktu yang harus digunakan oleh konsumen untuk berbelanja di grosir yang
disebabkan jalan yang macet, banyaknya produk yang harus dibeli serta
banyaknya kendala teknis. Fenomena grosir mengalami perubahan untuk memberi
pelayanan kepada pelanggan yang berada di luar area dimana grosir itu beroperasi
sehngga muncul konsep usaha grosir keliling yang secara aktif menawarkan
produk-produk kepada pedagang eceran atau ritel dengan sistem penjualan tunai
maupun kredit. Dari penjualan kredit tersebut secara langsung akan menimbulkan
piutang bagi perusahaan. Piutang akan mengalami penumpukan pada pelanggan
ketika kebijakan penagihan yang diterapkan sangat longgar. Hal ini terjadi pada
Usaha Grosir Keliling ARNINDO. Kesulitan akan kebutuhan uang tunai (cash
flow), masalah dalam kebijakan pengumpulan piutang dan lamanya pembayaran
hutang ke pemasok sedang dialami oleh ARNINDO karena penerapan manajemen
piutang yang lunak terhadap pelanggannya. Akibatnya terjadi penumpukan
piutang sehingga akan berpengaruh terhadap keuntungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya piutang usaha grosir keliling ARNINDO, mengetahui kinerja piutang Usaha Grosir Keliling ARNINDO. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui jumlah piutang pelanggan yang tergolong piutang lancar, agak kurang lancar, kurang lancar, tidak lancar dan macet... | id |