Show simple item record

dc.contributor.advisorSugema, Iman
dc.contributor.authorFarihah, Isna
dc.date.accessioned2024-01-31T03:29:12Z
dc.date.available2024-01-31T03:29:12Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136854
dc.description.abstractTujuan Skripsi ini adalah menganalisis keragaan usahatani, menganalisis pendapatan usahatani untuk mengetahui apakah pada tingkat pendapatan tersebut telah menguntungkan petani atau tidak, serta mengetahui sejauh mana hubungan antar faktor-faktor produksi yang digunakan dalam produksi usahatani jamur merang di Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Propinsi Jawa Barat. Pengambilan data dilakukan secara acak kepada 70 petani jamur merang, yang kemudian tersaring sebanyak 40 responden yang saat pengambilan data hanya memakai media tanam yang sama yaitu jerami, dedak, kapur dan kapas. Analisis dibagi menjadi dua, yaitu analisis pendapatan dan analisis fungsi produksi yang diduga dengan bantuan fungsi produksi Cobb Douglas. a Hak cipta milik IPB University Besarnya pendapatan atas pengeluaran tunai dalam satu periode produksi sebesar Rp 314.751,10 dan pendapatan atas pengeluaran total dalam usahatani jamur merang ini sebesar Rp 141.723,28. R/C rasio atas pengeluaran tunai sebesar 1,35 yang dapat diartikan bahwa setiap penambahan pengeluaran total sebesar Rp 1,00 dapat menghasilkan penerimaan sebesar Rp 135. Sedangkan R/C rasio atas pengeluaran total sebesar 1,08 dapat diartikan bahwa setiap penambahan pengeluaran total sebesar Rp 1,00 dapat menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,08. Nilai R/C rasio lebih dari satu menunjukkan bahwa usahatani jamur merang di Kecamatan Cilamaya ini layak untuk diusahakan oleh petani. Berdasarkan hasil analisis regresi model fungsi produksi dengan metode kuadrat terkecil diperoleh nilai R-square sebesar 71,1 persen berarti bahwa keragaman produksi (Y) mampu diterangkan sebesar 71,1 persen oleh peubah- peubah bebas yang digunakan dalam model. Nilai F-hitung pada model fungsi produksi yang diduga adalah sebesar 11,27 yang menunjukkan bahwa semua faktor produksi yaitu bibit, jerami, dedak halus, kapur, kapas, minyak tanah dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi pada selang kepercayaan 99 persen. Dilihat dari pengujian parsial t-hitung pada semua variabel bebas yang digunakan hanya bibit yang berpengaruh nyata pada taraf ..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcUsahatani jamur merangid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.subject.ddcKarawangid
dc.titleAnalisis pendapatan dan efisiensi faktor-faktor produksi usahatani jamur merang(Volvariella volvaceae) : studi kasus usahatani jamur merang di Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Propinsi Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record