IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Intervensi Besi Terhadap Produktivitas Kerja Pemetik Teh

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (975.6Kb)
      Full Text (7.386Mb)
      Postscript (5.843Mb)
      Bab I (460.0Kb)
      Bab II (892.8Kb)
      Bab III (420.6Kb)
      Bab IV (1.713Mb)
      Bab V (435.1Kb)
      Cover (589.1Kb)
      Daftar Pustaka (878.4Kb)
      Penutup (351.9Kb)
      Date
      1986
      Author
      Suhardjo
      Djojosoebagio, Soewondo
      Karyadi, Darwin
      Barizi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh intervensi besi dengan dosis 100 mg besi elemental per orang per hari selama delapan minggu terhadap status besi dan realisasi produktivitas kerja pemetik teh. Di samping itu penelitian ini juga dimaksudkan untuk mempelajari pengaruh intervensi tersebut terhadap konsumsi energi, status gizi dan absenteisme pemetik teh. Penelitian dilakukan di tiga perkebunan teh di daerah Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencakup perkebunan Kertamanah, Pasirmalang dan Purbasari. Ketiga perkebunan ini bernaung di bawah PT Perkebunan XIII. Contoh yang diteliti meliputi 132 orang pemetik teh wanita bersuami dan tinggal di perumahan dinas perkebunan (emplasemen), masih aktif bekerja di salah satu perkebunan tersebut di atas. Terhadap pemetik teh yang memenuhi kriteria tersebut dilakukan pemeriksaan hematologik untuk menentukan status besinya, yang selanjutnya digolongkan ke dalam tiga kelompok status besi yaitu (1) Anemi kurang besi, (2) Kurang besi tidak anemi, dan (3) Tidak anemi cukup besi (Normal). Penggolongan menjadi tiga kelompok status besi tersebut didasarkan pada kadar hemoglobin, feritin, TS (transferrin saturation) dan FEP (free erythrocyte protoporphyrin). Pengumpulan data sosial ekonomi dilakukan dengan metode wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner dan daftar isian. Data konsumsi pangan secara kuantitatif dikumpulkan dengan metode "recall" 24 -jam yang lalu selama dua hari dalam masa seminggu sebelum dan sesudah intervensi, sedang data kualitatif diperoleh dengan cara wawancara. Data untuk penilaian status gizi didapatkan dengan cara pengukuran antropometrik mencakup pengukuran berat dan tinggi badan. Sementara itu untuk data realisasi produktivitas kerja pemetik teh diukur dari hasil petikan pucuk daun teh rata-rata per hari selama satu periode rotasi pemetikan yang umumnya tujuh sampai sepuluh hari. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/1368
      Collections
      • DT - Human Ecology [641]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository