Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Heny K.
dc.contributor.authorSitorus, Donald
dc.date.accessioned2024-01-30T02:25:30Z
dc.date.available2024-01-30T02:25:30Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136617
dc.description.abstractTeh merupakan salah satu produk pertanian yang dapat diolah menjadi produk minuman yang menyegarkan. Indonesia sebagai penghasil teh di dunia memiliki bahan baku yang melimpah dan berkesinambungan baik yang dikelola oleh negara, swasta, maupun oleh petani rakyat (Adisewojo, 1982). Produksi teh rata-rata Indonesia pada tahun 2005 mencapai 128.887,83 ton, dengan luas areal tanam mencapai 90,85 ribu hektar. PT Coca Cola Bottling Indonesia (PTCCBI) merupakan salah satu produsen dan distributor minuman teh dalam kemasan. Salah satu produk yang dihasilkan oleh PTCCBI diberi merek Frestea. Produk ini pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tanggal 22 Mei 2002. Produk ini diluncurkan dengan tujuan mengambil peluang pasar industri pengolahan teh yang masih terbuka luas di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses keputusan pembelian minuman teh merek Frestea, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses keputusan pembelian teh merek Frestea. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembelian dan faktor-faktor yang mempengaruhi proses keputusan pembelian teh merek Frestea dan menyusun rekomendasi strategi bauran pemasaran untuk produsen teh merek Frestea yang akan mengembangkan pemasaran produknya di Kecamatan Bogor Tengah. Penelitian ini menggunakan metode Survei, dengan pengambilan sampel merupakan kombinasi antara Accidental dan Judgement Sampling. Pengumpulan data dilaksanakan di Kecamatan Bogor Tengah pada tiga kelurahan yaitu Tegallega, Sempur, dan Paledang selama bulan Mei 2005. Pengambilan responden dilakukan di warung- warung, toko, minimarket, maupun tempat-tempat makan yang menjual Frestea. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dengan 100 orang responden. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini, digunakan Analisis Faktor dan Analisis Deskriptif. Analisis Faktor digunakan untuk mereduksi variabel-variabel asal yang masih berjumlah banyak menjadi beberapa variabel dalam jumlah kecil tetapi tetap menyimpan informasi sebagian besar variabel-variabel asal. Sedangkan Analisis...dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPembelian tehid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.subject.ddcBogorid
dc.titleAnalisisi perilaku konsumen dalam proses pembelian teh merek Frestea di Kecamatan Bogor Tengahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record