Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.authorRahayu, Rini Puji
dc.date.accessioned2024-01-29T02:21:40Z
dc.date.available2024-01-29T02:21:40Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136445
dc.description.abstractSektor industri mebel merupakan sektor yang krusial bagi perekonomian Kabupaten Jepara. Selain sebagai penyumbang ekspor terbesar, industri tersebut juga mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Jepara. Industri mebel merupakan industri yang padat modal dan padat karya, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja bagi penduduk lokal maupun luar daerah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk. Tujuan skripsi ini adalah mengetahui proses pengambilan keputusan strategi peningkatan daya tarik investasi sektor industri mebel di Kabupaten Jepara yang paling tepat atau strategis untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Jepara. Hal ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kontribusi industri mebel terhadap industri pengolahan dalam penyusunan PDRB perekonomian Kabupaten Jepara pada tahun 2002-2003. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jepara dengan jumlah responden sebanyak 35 responden yang terdiri dari dinas-dinas yang terkait dengan industri mebel, Asmindo (Asosiasi Permebelan Indonesia) dan pelaku-pelaku industri. Identifikasi strategi peningkatan daya tarik investasi sektor industri mebel di Kabupaten Jepara meliputi indikator Kelembagaan, Sosial Politik, Ekonomi Daerah, Tenaga Kerja dan Infrastruktur Fisik dimana indikator-indikator tersebut merupakan indikator yang digunakan dalam penelitian KPPOD (Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah) pada tahun 2002, 2003 dan 2004 yang menitikberatkan pada pemeringkatan daya tarik investasi kabupaten/kota di Indonesia. Analisis dari indikator-indikator tersebut didasarkan pada permasalahan yang terjadi di Kabupaten Jepara. Perumusan strategi yang diterapkan merupakan program strategis Kabupaten Jepara sehubungan dengan indikator-indikator yang dianalisis. Penetapan program strategis didasarkan pada pemanfaatan potensi dan kemampuan lokal Kabupaten Jepara yang bertujuan untuk memecahkan berbagai permasalahan yang krusial melalui optimasi sumberdaya daerah yang relatif terbatas. Hasil analisis yang diperoleh untuk mencapai tujuan meningkatkan daya tarik investasi di sektor industri mebel adalah pemerintah Kabupaten Jepara memprioritaskan indikator sosial politik menjadi indikator yang paling utama dalam menyusun strategi. Hal ini dikarenakan sosial politik di Jepara sangat berpengaruh dalam industri mebel. Sub indikator yang diprioritaskan untuk indikator sosial politik adalah keamanan, sementara skenario yang diprioritaskan adalah meminimalkan gangguan masyarakat dan meningkatkan kecepatan aparat dalam menanggulangi gangguan keamanan. Adapun program yang dijalankan pemerintah sejalan dengan strategi tersebut adalah peningkatan persatuan dan pemantapan wawasan kebangsaan serta peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcIndustri mebelid
dc.subject.ddcJawa Tengahid
dc.subject.ddcJeparaid
dc.titleAnalisis pengambilan keputusan strategi peningkatan daya tarik investasi sektor industri mebel di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record