View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penentuan lokasi optimal Ibukota Kabupaten Tasikmalaya

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (24.46Mb)
      Date
      2005
      Author
      Abdurrahim, Ali Yansyah
      Nindyantoro
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kebijakan otonomi daerah menyebabkan pelaksanaan pengembangan wilayah disesuaikan dengan kondisi daerah dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat. Kebijakan otonomi daerah juga memberikan perubahan yang sangat signifikan terhadap pengembangan wilayah dan pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya yaitu terbaginya Kabupaten Tasikmalaya menjadi dua daerah otonom yaitu Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya yang disahkan melalui UU No 10 Tahun 2001. Sebelum diterbitkannya UU No. 10 Tahun 2001, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya hanya terdiri dari satu daerah otonom yaitu Kabupaten Tasikmalaya saja dengan ibukota kabupatennya berada di wilayah Kota Administratif (Kotif) Tasikmalaya. Tetapi, sejak diterbitkannya UU No. 10 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Tasikmalaya pada tanggal 23 Juni 2001 maka wilayah Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya secara definitif resmi dimekarkan menjadi dua daerah otonom yaitu Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya. Wilayah yang menjadi Kota Tasikmalaya adalah seluruh wilayah Kota Administratif (Kotif) Tasikmalaya ditambah dengan sebagian wilayah Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kecamatan Indihiang, Kecamatan Kawalu, Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Tamansari, dan Kecamatan Mangkubumi. Sebagai konsekuensi logis dari adanya pemekaran wilayah ini maka diperlukan penelitian untuk mempersiapkan atau menentukan lokasi Ibukota Kabupaten yang baru yang berada di wilayah administratif Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk (i) menganalisis kecamatan yang optimal untuk dijadikan lokasi Ibukota Kabupaten Tasikmalaya yang baru berdasarkan analisis P-Median dan analisis skalogram, dan (ii) mengkaji keterkaitan hasil analisis P-Median dan analisis skalogram dengan hasil penelitian terdahulu dan dengan kebijakan pemerintah dalam menentukan Ibukota Kabupaten Tasikmalaya. Penentuan lokasi optimal Ibukota Kabupaten Tasikmalaya dilakukan dengan menggunakan dua analisis, yaitu analisis P-Median dan analisis skalogram. Analisis P-Median menghasilkan dua kecamatan dan analsisis skalogram menghasilkan satu kecamatan. Terpilihnya tiga kecamatan yang berbeda dikarenakan kriteria yang dalam analisis-analisis tersebut berbeda- berbeda. Karena penelitian ini menghasilkan tiga kecamatan yang berbeda maka penentuan lokasi optimal Ibukota Kabupaten Tasikmalaya diesuaikan dengan kebutuhan/kriteria yang diinginkan. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136429
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository