| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian antioksidan sebagai perlakuan matriconditioning terhadap benih bunga matahari yang telah melewati periode simpan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih IPB dan Laboratorium Kimia Pangan Teknologi Pangan dan Gizi IPB pada bulan Mei-November 2004.
Benih bunga matahari yang dipergunakan dalam penelitian terdiri dari 6 lot benih, yaitu benih yang berumur 0, 1, 2, 3, 4 dan 5 bulan. Larutan antioksidan yang dipergunakan yaitu larutan asam askorbat 150, 200 dan 250 ppm, kurkumin 1% dan tokoferol 150 ppm. Perlakuan matriconditioning yang diberikan terdiri dari perlakuan kontrol, yaitu dimana benih tidak mendapatkan perlakuan matriconditioning, matriconditioning + air, matriconditioning + asam askorbat 150 ppm, matriconditioning + asam askorbat 200 ppm, matriconditioning + asam askorbat 250 ppm, matriconditioning + kurkumin 1% dan matriconditioning + tokoferol 150 ppm.
Pada tiap akhir periode simpan benih diberi perlakuan matriconditioning dan dilakukan pengamatan. Parameter yang diamati adalah Viabilitas Potensial dengan tolok ukur Daya Berkecambah (DB), Vigor Kekuatan Tumbuh (VKT) dengan tolok ukur Kecepatan Tumbuh relatif (KCT relatif) dan Tso, Vigor Daya Simpan (Vps) dengan tolok ukur Daya Hantar Listrik (DHL), dan Kadar Air benih (KA), baik kadar air sebelum perlakuan matriconditioning maupun kadar air setelah perlakuan matriconditioning. ... | id |