Show simple item record

dc.contributor.advisorMangunsukarto, Kusman
dc.contributor.advisorMurdiyanto, Bambang
dc.contributor.authorSyahailatua, Augy
dc.date.accessioned2024-01-25T07:01:24Z
dc.date.available2024-01-25T07:01:24Z
dc.date.issued1985
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136196
dc.description.abstractAlat penangkap ikan yang dioperasikan terus-menerus atau disimpan terlalu lama akan mengalami pengrusakan. Pemeliharaan alat penangkap ikan menjadi tindak lanjut dari usaha mempertahankan dan memperpanjang umur pemakai- an alat penangkap ikan. Kulit pohon samama merupakan salah satu jenis bahan pengawet jaring yang telah dipergunakan oleh nelayan di pulau Ambon untuk pekerjaan pemeliharaan alat-alat penang kap ikan. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui hubungan kon sentrasi larutan kulit pohon samama dan lama perendaman terhadap breaking strength dan elongation benang cotton dan nylon. Rancangan percobaan yang dipergunakan adalah Rancang an Acak Lengkap (RAL) dengan pola Faktorial. Sebagai fak tor utama adalah konsentrasi larutan kulit pohon samama (faktor A) dan lama perendaman (faktor B). Faktor A mempunyai 9 taraf (0%, 10%, 20%, 80%) sedangkan faktor B mempunyai 11 taraf (0, 1, 2.., 8, 12 dan 24 jam). Hasil uji F memperlihatkan bahwa perlakuan pemberi- an konsentrasi larutan kulit pohon samama yang berbeda- beda, lama perendaman yang berbeda-beda dan interaksi an tara kedua perlakuan memberi pengaruh yang nyata terha- dap breaking strength (kg) dan elongation (%) benang cotton dan nylon…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcHubungan konsentrasi larutan kulit pohon samma dan lama perendaman terhadap breaking streng dan elongation benang cotton dan nylonid
dc.titleHubungan konsentrasi larutan kulit pohon samma dan lama perendaman terhadap breaking streng dan elongation benang cotton dan nylonid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record