| dc.description.abstract | Usaha pembangunan subsektor perikanan memasuki era baru sejak pemerintah mencanangkan gerakan nasional pembangunan kelautan dan perikanan yaitu "Gerbang Mina Bahari pada 11 Oktober 2003. Prospek pengembangan subsektor perikanan Indonesia di masa mendatang sangat cerah, sehingga usaha-usaha yang menjadikan subsektor ini menjadi pertumbuhan baru sangat mungkin dilakukan mengingat dari potensi sumberdaya perikanan Indonesia sangat besar. Potensi lestari perikanan laut Indonesia mencapai 6 190 000 ton dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan (JTB) sebesar 5 120 000 ton.
Potensi perikanan laut yang telah dimanfaatkan dan diusahakan secara teratur belum optimal, sehingga perlu dilakukan usaha pengembangan, peningkatan dan pemanfaatan sumberdaya perikanan. Dalam rangka mendukung dan menunjang keberhasilan pembangunan perikanan nasional sebagai perwujudan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan, pemerintah telah membangun prasarana pelabuhan perikanan.
Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu adalah salah satu prasarana perikanan yang dibangun untuk menunjang pembangunan perikanan khususnya di Jawa Barat. Fluktuasi jumlah produksi ikan yang terjadi menimbulkan pengaruh pada perencanaan yang dibuat oleh pihak PPN Palabuhanratu. Oleh karena itu, Pihak PPN Palabuhanratu sangat memerlukan peramalan mengenai produksi perikanan. Hasil ramalan itu sendiri sangat diperlukan dalam proses pengambilan keputusan atau tindakan yang tepat berdasarkan perencanaan yang akan dibuat oleh PPN Palabuhanratu.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola data produksi perikanan laut PPN Palabuhanratu dan mendapatkan metode peramalan dengan model kausal dan model time series yang paling sesuai untuk meramalkan produksi perikanan laut di PPN Palabuhanratu. Identifikasi pola data produksi perikanan laut dilakukan dengan mengamati pola data dan plot autokorelasinya. Kemudian memilih metode peramalan yang sesuai dengan pola data, memiliki akurasi tinggi dan melakukan peramalan produksi perikanan laut untuk satu tahun ke depan. berdasarkan metode peramalan terbaik.
Berdasarkan identifikasi plot data dan autokorelasi dari data produksi perikanan laut PPN Palabuhanratu diketahui bahwa pola data produksi tidak stasioner, memiliki unsur trend dan musiman. Metode peramalan yang mungkin cocok untuk kondisi data tersebut adalah metode trend, penghalusan eksponensial ganda, metode peramalan dekomposisi, metode winter multiplikatif, dan metode ARIMA. Meskipun demikian beberapa metode peramalan yang kurang sesuai dengan pola data tetap diterapkan karena identifikasi dilakukan berdasarkan pengamatan visual terhadap plot data. ... | id |