| dc.description.abstract | Tujuan penelitian adalah untuk menentukan peranan vigor awal (Va) terhadap daya simpan benih, serta berusa-ha menemukan tolok ukur yang dapat menunjukkan indikasi vigor awal baik yang dipengaruhi oleh faktor "innate" ataupun "induced", dan bersama vigor benih oleh pengaruh faktor "enforced" (V) digunakan untuk menduga daya simpan benih. Juga meneliti kemungkinan masuknya uap etanol ke dalam biji, apabila benih didera dengan etanol 95 persen dalam bentuk uap.
Percobaan terdiri dari lima eksperimen. Eksperimen I menentukan tolok ukur vigor oleh pengaruh faktor "induced" pada berbagai taraf umur panen dari benih jagung dan kedelai. Eksperimen II menentukan tolok ukur vigor oleh pengaruh faktor "innate" dari periode simpan semata dan komoditi dari benih jagung dan kedelai. Eksperimen III menentukan vigor benih setelah mendapat deraan etanol (Valk) sebagai tolok ukur pengaruh faktor "enforced" pada beberapa tingkat kelembaban relatif dan penderaan etanol. Eksperimen IV meneliti kemungkinan masuknya uap etanol ke dalam biji dengan menggunakan uap etanol-c14. Eksperimen V menentukan peranan V Va dan Va Valk terhadap daya simpan benih jagung dan kedelai.
Benih kedelai yang digunakan adalah varietas Orba, dan jagung varietas Arjuna yang ditanam dua musim di Kebun Percobaan Muara, Balittan Bogor.
Umur panen yang digunakan dalam eksperimen I adalah 76, 81, 86, 91, 96 dan 101 hari setelah tanam untuk benih kedelai, 76, 83, 90, 97, 104 dan 111 hari untuk be-nih jagung. Periode simpan yang digunakan dalam eksperimen II dan V terdiri dari 0, 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 minggu, 0, 15 dan 30 minggu untuk eksperimen III. Kelembaban relatif (RH) ruang simpan yang digunakan dalam eksperimen III adalah rata-rata dari pengukuran di waktu pagi dan siang hari yaitu masing-masing 42.5, 52.5, 62.5, 76.0, 86.0 dan 96.5 persen. Taraf penderaan etanol yang digunakan dalam eksperimen III adalah To, T1 T2 T3 T4 T5 dan T6. Untuk eksperimen II, III dan V menggunakan dua taraf umur panen yaitu 86 dan 91 hari untuk benih kedelai, 90 dan 97 hari untuk benih jagung. ... | |