Show simple item record

dc.contributor.advisorErfiani
dc.contributor.advisorRachmaniah, Meuthia
dc.contributor.advisorNastiti, Adriani Sri
dc.contributor.authorLeman, Frida
dc.date.accessioned2024-01-22T03:48:24Z
dc.date.available2024-01-22T03:48:24Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135442
dc.description.abstractKualitas air adalah salah satu parameter yang mempengaruhi pengelolaan, kelangsungan hidup, pembenihan, dan produksi ikan. Oleh karena itu, deskripsi kualitas air di Waduk Saguling, Cirata, dan Jatiluhur perlu dilakukan untuk mengetahui apakah ketiga waduk masih layak digunakan sebagai tempat budidaya ikan. Selain deskripsi kualitas air, juga dilakukan analisis gerombol untuk mengelompokkan lokasi dan kedalaman pengambilan contoh agar biaya, waktu, dan tenaga yang diperlukan dalam pengambilan contoh dapat diperkecil. Dari hasil analisis statistika deskriptif terlihat bahwa sebagian besar peubah fisika dan kimiawi di ketiga waduk tersebut masih berada dalam batas-batas yang dianjurkan, meskipun ada beberapa peubah yang melebihi batas maksimalnya. Peubah-peubah yang kandungannya melebihi batas toleransi tidak berbahaya bagi ikan yang dipelihara karena ada peubah-peubah lain yang dapat menetralkan pengaruhnya. Secara umum, ketiga waduk masih layak digunakan sebagai tempat budidaya ikan dan Waduk Jatiluhur memiliki keadaan kualitas air yang lebih baik daripada Waduk Saguling dan Cirata. The 96 Hasil dari analisis gerombol untuk ketiga waduk menunjukkan bahwa pengambilan contoh tidak perlu dilakukan di semua tempat. Untuk Waduk Saguling, pengambilan contoh untuk kedalaman 0 m dapat dilakukan di: Ugrem 1, Cikadu 2, Maroko 1 dan 4; kedalaman 2 m: Ugrem 1, Cikadu 2, Maroko 2 dan 4; kedalaman 4 dan 8 m: Ugrem 1 dan 2, Cikadu 2, Bunder 1, Maroko 4 dan dasar perairan: Ugrem 1, 2, dan 3, Maroko 4. Untuk Waduk Cirata, pengambilan contoh untuk kedalaman 0 dan 2 m dapat dilakukan di: Jangari 1, 2, 3, Cipicung 1 dan Tegal Datar 2; kedalaman 4 m: Jangari 1, 2, 3, Tegal Datar 3; kedalaman 8 m: Jangari 1, 2, 3; dan dasar perairan: Jangari 1, 2, 3, dan Cipicung 1. Untuk Waduk Jatiluhur, pengambilan contoh untuk kedalaman 0 dan 8 m dapat dilakukan di: KJA 1, 3, 5, dan 6; kedalaman 2 dan 4 m: KJA 1, 3, dan 6; dan dasar perairan: KJA 1, 2, 3 dan 5.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcStatisticsid
dc.subject.ddcstatistical methodsid
dc.titleDeskripsi kualitas air daerah budidaya ikan di Waduk Saguling, Cirata, dan Jatiluhur pada tahun 1996id
dc.title.alternativeDescription of Water Quality in Fish Culture Area at Saguling, Cirata, and Jatiluhur Reservoirs in 1996id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record