Show simple item record

dc.contributor.advisorSutardi, Toha
dc.contributor.advisorD. Sastradipradja
dc.contributor.advisorNur, M. Anwar
dc.contributor.advisorSoedono, Adi
dc.contributor.advisorAunuddin
dc.contributor.authorSuwandyastuti, Siti Nurhardjah Oetaminingsih
dc.date.accessioned2010-03-25T04:13:38Z
dc.date.available2010-03-25T04:13:38Z
dc.date.issued1986
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/1352
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji -keampuhan urea sebagai sumber alkali dan nitrogen, dibandingkan alkali lainya dalam meningkatkan mutu jerami padi. Mengingat amonia asal urea mungkin sekali dapat membentuk garam kompleks bersama magnesium dan kalium, maka penelitian ini juga menguji efek urea terhadap neraca magnesium, serta cara untuk mengatasinya. Uji coba peningkatan mutu dan manfaat jerami padi terlebih dahulu dilakukan dengan cara in vitro, kemudian dilanjutkan dengan percobaan in vivo pada Sapi Peranakan Fries Holland jantan fase tumbuh. Larutan alkali yang diuji terdiri dari: (1) NaOH 3 persen; (2) Filtrat larutan abu sekam padi 10 persen (FASP); (3) FASP diperkaya dengan campuran mineral esensial 2 persen; (4) diperkaya dengan 4 persen urea, 0.2 persen belerang, 1.8 persen garam dapur dan 1 persen kapur; (5) urea 6 persen dalam FASP; (6) urea 6 persen dalam air. FASP Pada tahap berikutnya, perlakuan yang paling unggul, yaitu amoniasi urea 6 persen dalam FASP dan air (15 dan T6) diuji kembali dan diatasi efek buruknya dengan suplementasi magnesium (0, 0.16, 0.32 dan 0.48 persen bahan kering ransum) pada 10 ekor Sapi Perah Laktasi. Pengukuran sintesis protein mikroba yang dirunut dengan 32p pada percobaan in vitro memperlihatkan bahwa semua perlakuan alkali yang diuji berhasil meningkatkan sintesis tersebut (P1 0.01). Di samping itu, perlakuan tersebut juga berhasil meningkatkan fermentabilitas bahan organik dan kecernaan bahan kering ransum (P 10.01). Pada percobaan ini nampak jelas, bahwa perlakuan urea lebih baik dari pada perlakuan alkali lain (P0.01). Hasil pengujian pada sapi tumbuh menunjukkan, bahwa perlakuan urea berhasil meningkatkan mutu dan manfaat jerami padi dibandingkan perlakuan alkali lain, baik diting jau dari kecernaan energi (urea x alkali lain - 2.01 x 1.93), kecernaan protein (urea x alkali lain 67. 19 x 61.91), maupun utilisasi protein neto (urea x alkali lain 38.86 x 28.42). Namun demikian, perlakuan urea menim bulkan efek lebih jelek terhadap neraca magnesium (urea x alkali lain = -2.15 x-1.36). Pertumbuhan Sapi Peranakan Fries Holland terrendah dicapai oleh perlakuan NaOH 3 per sen (P0.01), sedangkan pertumbuhan tertinggi sebesar 1.05 kg/hari dicapai dengan energi dicerna 2.24 Mkal/kg BK, utilisasi protein neto 41.7 persen dan neraca mineral esensial sebesar 57.678 g/hari, pada perlakuan urea. …
dc.languageid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subject.ddcAnimal husbandry
dc.titlePeningkatan mutu jerami padi ditinjau dari neraca mineral esensial pada sapi perahid
dc.typeDissertations
dc.subject.keywordJerami padi
dc.subject.keywordUrea sebagai alkali
dc.subject.keywordKecernaan protein
dc.subject.keywordSapi Peranakan Fries Holland


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record