Show simple item record

dc.contributor.advisorSuryana, Rita Nurmalia
dc.contributor.authorDaruwahyudi, Tunggul
dc.date.accessioned2024-01-18T08:29:05Z
dc.date.available2024-01-18T08:29:05Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135174
dc.description.abstractMerek yang memiliki ekuitas merek yang kuat dapat dipastikan merek tersebut dapat memperoleh, merebut dan mempertahankan pangsa pasarnya di persaingan. Membangun ekuitas merek yang kuat salah satunya dapat dilakukan dengan cara membangun persepsi konsumen mengenai merek tersebut yang didasari bahwa kondisi persaingan pemasaran saat ini bukan merupakan persaingan antar produk saja namun sudah merupakan persaingan antar merek yang melibatkan persepsi konsumen. Industri makanan khususnya industri margarin memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan meningkatnya kebutuhan penggunaan margarin di Indonesia. Kebutuhan margarin terus meningkat dari 166.446 ton pada tahun 1997 menjadi 266.476 ton pada tahun 2003 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 10,1 persen per tahun yang dinilai tinggi bila dibandingkan dengan pertumbuhan produksi rata-rata margarin yang hanya sebesar 5,68 persen...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMargarin$Jawa Baratid
dc.subject.ddcBogorid
dc.titleAnalisis ekuitas merek margarin konsumsi pada tingkat rumah tangga : studi kasus merek SIMAS di Kota Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record