| dc.description.abstract | Dalam suatu kegiatan produksi, mutu produk memegang peranan penting sebagai salah satu faktor kunci keberhasilan, khususnya dalam memenangkan persaingan di pasaran. Oleh karena itu, mutu produk merupakan unsur yang harus selalu dijaga dan ditingkatkan. Pada penelitian ini diamati mengenai proses pengendalian mutu produksi semen di PT. Indocement Tunggal Prakarsa (PT. ITP) ditinjau dari komposisi kandungan bahan-bahan kimia seperti CaO (oksida kapur). SiO, (oksida silika). Al-O (oksıda alumina) dan Fe-O, (oksida besi). Karakteristik mutu yang menggambarkan komposisi kandungan bahan-bahan kimia tersebut yaitu LSF (Lime Saturation Factor), SM (Silica Modulus) dan IM (Iron Modulus). Bagan kendali jumlah kumulatif (Cusum) digunakan untuk mengendalikan proses sekaligus mendeteksi terjadinya pergeseran proses dengan pergeseran yang ingin dideteksi sebesar 20.
Hasil analisis pengendalian mutu menunjukkan bahwa proses produksi untuk tiga karakteristik mutu yang diamati secara umum berada dalam keadaan terkendali secara statistik. Hal ini berarti bahwa proses produksi tersebut sudah baik dalam mengendalikan keragaman yang disebabkan oleh sebab-sebab terduga. Hasil analisis kemampuan proses menunjukkan baliwa untuk karakteristik LSF dan IM. proses kurang mampu dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan, sedangkan untuk karakteristik Sim, proses sudah cukup baik dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.
Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada pihak manajemen PT. ITP agar menerapkan penggunaan bagan kendali untuk mengendalikan proses sekaligus mendeteksi pergeseran proses yang terjadi. Selain itu perlu diadakan perbaikan-perbaikan baik terhadap mesin maupun kemampuan operator agar proses mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan, | id |