| dc.description.abstract | Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui, mempelajari dan menganalisis permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit pada kegiatan pemeliharaan khususnya pada aspek ketenagakerjaan. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 3 Februari sampai 3 Juni 2004 bertempat di PT. Cipta Futura Plantation, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.
Peningkatan luas areal dan produksi dari tahun ke tahun tentu saja harus diikuti peningkatan pengelolaannya khususnya pada pengelolaan tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi yang penting di samping faktor modal, iklim, manajemen dan tanaman itu sendiri. Tenaga kerja memegang peranan penting dalam proses produksi karena tenaga kerja merupakan pelaku dari proses produksi pada perusahaan perkebunan. Pengelolaan tenaga kerja yang dilakukan secara efektif dan efisien akan menghasilkan keuntungan finansial bagi perusahan.
Metode yang digunakan dalam kegiatan magang ini yaitu penulis secara langsung bekerja sebagai karyawan harian lepas (KHL), pendamping mandor dan pendamping supervisor. Selain itu dilakukan juga diskusi dan wawancara dengan karyawan, personil, dan pimpinan kebun, serta pengumpulan data sekunder. Data primer yang diamati pada aspek ketenagakerjaan adalah kebutuhan alat dan bahan, metode pelaksanaan dan prestasi kerja. Data mengenai profil tenaga kerja yang diamati adalah jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan lama kerja. Metode rataan dan persentase digunakan untuk menganalisis data prestasi tenaga kerja.
Sistem kerja yang berlaku di PT. Cipta Futura Plantation adalah sistem borongan. Pada sistem ini karyawan dituntut untuk menyelesaikan pekerjaannya sesuai standar kerja yang berlaku. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, prestasi kerja yang diperoleh karyawan pada kegiatan pemeliharaan tanaman umumnya dapat mencapai standar yang telah ditetapkan bahkan melebihi.
Prestasi kerja di lapangan dipengaruhi oleh faktor iklim, topografi dan kondisi tanaman. Prestasi kerja yang dicapai merupakan ukuran produktivitas kerja. Produktivitas kerja dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan lama kerja. Kombinasi antara jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan lama kerja akan mempengaruhi prestasi kerja pada kegiatan pengendalian gulma manual.
Berdasarkan analisis kebutuhan tenaga kerja, diperoleh hasil bahwa persentase pencapaian kegiatan pemeliharaan antara yang ditargetkan dengan yang terealisasi di lapangan, baik dari segi luasan areal yang dikerjakan dan jumlah kebutuhan tenaga kerja yang digunakan, belum terealisasi secara memadai. Kekurangan tenaga kerja tersebut dikarenakan, adanya jenis pekerjaan tertentu yang memerlukan tenaga kerja lebih banyak, yang bersifat mendadak dan di luar perencanaan, seperti kegiatan rawat jalan pada jalan-jalan tempat dilaksanakannya kegiatan panen dan pupuk. | id |