Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Iskandar
dc.contributor.authorRamdani, Rudi
dc.date.accessioned2024-01-16T02:36:23Z
dc.date.available2024-01-16T02:36:23Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134797
dc.description.abstractKegiatan magang bertujuan memberikan pengalaman kerja praktis mengenai pengelolaan budidaya dan pengolahan teh, memberikan pengalaman manajerial pada berbagai tingkat pengelolaan, serta menganalisis permasalahan yang ditemukan di lapang. Sasaran dari kegiatan magang adalah mahasiswa dapat mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi produksi pucuk yang dihasilkan antara lain jenis pemetikan, jenis petikan, sistem pemetikan, gilir petik, hanca pemetikan, kapasitas petik, kebutuhan tenaga petik, populasi perdu per hektar dan menganalisis faktor-faktor lain seperti curah hujan, tanah, suhu, ketinggian tempat dan kesehatan tanaman yang akan mempengaruhi kecepatan pertumbuhan pucuk, produksi dan produktivitas. Melalui kegiatan magang mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan profesional dalam menghadapi kondisi aktual kerja dan mampu menangani permasalahan yang dihadapi di lapang. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat bulan yang dimulai pada tanggal Februari sampai 23 Mei 2004 di PT Nirmala Agung, Bogor, Jawa Barat. 3 Metode pelaksanaan dengan praktek secara langsung di lapang, mengumpulkan data primer dan data sekunder, analisis terhadap faktor-faktor yang diamati dan mempengaruhi kegiatan pemetikan, analisis masalah dan potensi sumber daya yang ditemukan, dan studi pustaka. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan produktivitas terdiri dari faktor alam dan teknik budidaya. Faktor alam yang berpengaruh antara lain tanah, curah hujan dan sebarannya, suhu serta ketinggian tempat. Sedangkan faktor teknik budidaya yang berpengaruh antara lain sistem pemetikan, jenis petikan, gilir petik, hanca petik dan kebutuhan tenaga petik, populasi perdu per ha, kapasitas pemetik, analisa petikan serta kesehatan tanaman. Produksi dan produktivitas di Kebun Nirmala dipengaruhi oleh faktor alam dan teknik budidaya yang dilaksanakan. Tanah di Kebun Nirmala adalah andosol. Suhu dan ketinggian tempat di Kebun Nirmala adalah 20-26°C dan 1 300-1 600 m dpl, masih berada dalam kisaran optimum untuk pertumbuhan tanaman teh. Produksi dan produktivitas yang tinggi terdapat pada tahun-tahun dengan curah hujan yang mendekati kisaran optimum, yaitu 2 500-3 500 mm per tahun serta pada blok-blok kebun yang terletak pada ketinggian 1 300-1 600 m dpl. Sistem permetikan rata dengan jenis petikan medium yang diterapkan Kebun Nirmala dapat mengimbangi kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan pemetikan, antara lain masih terjadinya pelanggaran ketentuan penggunaan alat petik, rendahnya kapasitas pemetik, ketidak sesuaian hanca petik, populasi perdu yang tidak merata serta analisa pucuk yang rendah, yaitu 55% MS. Sistem pemetikan yang diterapkan Kebun tersebut dapat memberikan kestabilan produksi pucuk dan kualitas atau mutu teh jadi setiap bulannya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPucuk tehid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.subject.ddcBogorid
dc.titlePengelolaan pemetikan pucuk teh Camellia sinensis L.O.Kuntze di perkebunan nirmala agung, Bogor, Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record