Show simple item record

dc.contributor.advisorRahman, Latief M
dc.contributor.advisorBrata, Kamir R
dc.contributor.authorLubis, Abdillah
dc.date.accessioned2024-01-12T07:49:24Z
dc.date.available2024-01-12T07:49:24Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134584
dc.description.abstractHasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan modifikasi sistem microcatchment (T3, T4 dan T5) lebih efektif menekan aliran permukaan dan erosi dibandingkan dengan perlakuan sistem microcatchment (T2) dan bedengan konvensional (T1). Perlakuan modifikasi sistem microcatchment mampu menekan aliran permukaan dan erosi sebesar 100%. Perlakuan sistem microcathment mampu menekan aliran permukaan dan erosi masing-masing sebesar 62.68% dan 92.72% dibandingkan dengan perlakuan saluran konvensional (T1). Selain itu 13 nyata mampu menyelamatkan sedimen tanah lebih besar dibandingkan dengan perlakuan lainnya (T5, T2, T4, dan T1). Cipta Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa produksi kering biomassa kacang tanah terbesar adalah perlakuan T4 sebesar 3.59 ton/ha, diikuti oleh perlakuan T3, T5, T2 dan T1 masing-masing sebesar 3.13, 3.07, 3.00 dan 2.64 ton/ha. Dalam hal produksi bobot kering polong kacang tanah, T4 memiliki produksi terbesar yakni 1.56 ton/ha, kemudian diikuti oleh perlakuan T5, T2, T1 dan T3 masing-masing sebesar 1.34, 1.33, 1.26 dan 0.91 ton/ha.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMicrocatchmentid
dc.subject.ddcKacang tanahid
dc.titlePengaruh modifikasi sistem microcatment terhadap aliran permukaan, erosi serta pertumbuhan dan produksi kacang tanah pada pertanian lahan keringid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record