Show simple item record

dc.contributor.advisorWahyuningrum, Prihatin Ika
dc.contributor.advisorWiryawan, Budy
dc.contributor.authorSeptiono, Rahmat
dc.date.accessioned2024-01-09T23:40:15Z
dc.date.available2024-01-09T23:40:15Z
dc.date.issued2023-12-19
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134274
dc.description.abstractMinimnya pendataan hiu dan pari telah menjadi isu penting mengingat jumlah penangkapannya yang terus meningkat saat populasinya terus berkurang. Hal tersebut juga terjadi di PPI Karangduwur dan PPI Argopeni. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unit penangkapan dan hasil tangkapan gillnet, mengidentifikasi jenis hiu dan pari serta mengklasifikasikan status konservasinya, dan mengevaluasi parameter biologinya (panjang dan berat). Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit penangkapan ikan yang ada di perairan Kebumen mayoritas menggunakan alat tangkap gillnet dengan kapal 1-2GT. Selain itu, terdapat 4 jenis hiu dan 6 jenis pari yang didaratkan. Hiu dan pari yang ditemukan berada pada status critically endangered (CR), endangered (EN), vulnerable (VU), dan near threatened (NT) yang terdiri dari Chiloscyllium indicum 72 ekor, Sphyrna lewini 8 ekor, Carcharhinus limbatus sebanyak 68 ekor, dan Atelomycterus marmoratus 30 ekor. Sedangkan pari terdiri dari Hemitrygon akajei 809 ekor, Gymnura marmorata 359 ekor, Manta birostis 8 ekor, Rhinobatus typus 71 ekor, Aetobatus ocellatus 69 ekor, dan Rhinoptera bonasus 78 ekor. Mayoritas hiu dan pari yang tertangkap masih dalam kategori tidak layak tangkap.id
dc.description.abstractThe minimum data on sharks and rays has become an important issue, considering the catches are increasing while their populations decrease. This also happened at PPI Karangduwur and PPI Argopeni. This research aims to describe fishing units and gillnet catches, identify and classify the conservation status of sharks and rays, and evaluate their biological parameters (length and weight). The analysis used is descriptive analysis and comparative descriptive. The research results showed that most fishing units in Kebumen waters use gillnet with 1-2GT fishing boats. There were 4 types of sharks and 6 types of rays. The sharks and rays found are in status critically endangered (CR), endangered (IN), vulnerable (VU), then near threatened (NT), which consists of 72 Chiloscyllium indicus, 8 Sphyrna lewini, Carcharhinus limbatus as many as 68 tails, and Atelomycterus marmoratus 30. While stingrays consist of Hemitrygon akajei, Gymnura marmorata, Manta birostis, Rhinobatus typus, Aetobatus ocellatus, and Rhinoptera bonasus as many as 809, 358, 8, 71, 69 and 78 respectively. The majority of sharks and rays caught are still in the below Length of Maturity.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleHasil Tangkapan Sampingan (Bycatch) Hiu dan Pari pada Perikanan Kecil di Perairan Kebumen, Jawa Tengahid
dc.title.alternativeSharks and Rays Bycatch in Small Fisheries in Kebumen Waters, Central Javaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordhasil tangkapan sampinganid
dc.subject.keywordhiuid
dc.subject.keywordjaring insangid
dc.subject.keywordpariid
dc.subject.keywordPPI Kebumenid
dc.subject.keywordbycatchid
dc.subject.keywordgillnetid
dc.subject.keywordsharksid
dc.subject.keywordraysid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record