Show simple item record

dc.contributor.advisorRachim, Djunaedi A
dc.contributor.advisorWiranegara, Hidayat
dc.contributor.authorLisbeth
dc.date.accessioned2024-01-09T00:48:43Z
dc.date.available2024-01-09T00:48:43Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134154
dc.description.abstractLahan pasang surut Sumatera tersebar di sepanjang pantai timur Sumatera. ak cipta milik IPB Univer Di wilayah Delta Upang sudah di survei sejak tahun 1969 sedangkan Delta Berbak sudah di survei sejak tahun 1973. Umumnya petani membuka lahan yang masih baru untuk melakukan kegiatan pertanaman. Kegiatan tersebut telah berlangsung hingga saat ini. Dampak dari penggunaan lahan tersebut mengakibatkan perubahan produktivitas dan karakteristik lahan. Untuk mengetahui besarnya dampak yang ditimbulkan dari tahun ke tahun akibat dari pembukaan lahan maka diperlukan inventarisasi terhadap perubahan perubahan kondisi lahan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik tanah gambut dan pengelolaan di daerah pasang surut Delta Bebak dan Delta Upang. Metode penelitian ini adalah penelaahan dan analisis sekunder berupa laporan - laporan survei dan Test - Farm didaerah penelitian. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa nilai pH tanah Delta Upang bila dilihat dari tahun 1969, 1979 dan 1983 mengalami perubahan yang tidak terlalu signifikan. C-organik mengalami penurunan namun masih diatas 20%. Tebal gambut di Delta Upang telah menurun menjadi kurang dari 40 cm, dan di Delta Berbak ≥ 40 cm. Hal ini menunjukkan bahwa tanah gambut di Delta Upang telah beralih ke tanah mineral dan menyebabkan bahan organik akan lebih mudah teroksidasi bila lahan digunakan secara intensif, hal ini akan menyebabkan penurunan C/N ratio. Kandungan basa basa mengalami hal yang sama dengan penurunan nilai KTK.. Kemasaman tanah di Delta Berbal: mengalami perubahan, namun masih tergolong sangat masam. Kandungan C - organik meningkat dari tahun 1973-1976. Sampai tahun 1976 1997 terjadi penurunan diikuti dengan penurunan ketebalan gambut, hal ini akan menyebabkan penurunan C/N ratio. Hal yang sama juga terjadi mi dengan Nilai KTK. niversit Delta Upang dan Delta Berbak bila di lihat dari cara pembukaan lahannya sangat berbeda. Di Delta Upang maupun Delta Berbak tidak mengalami perubahan pengelolaan dari tahun ke tahun. Hasil produksi pertanaman padi Delta Upang lebih rendah dari Delta Berbak Sistem pengelolaan lahan gambut di dua wilayah tidak menerapkan mempertahankan muka air tanah sehingga pengelolaan menyebabakan mempercepat penurunan tebal gambut.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcTanah gambutid
dc.titlePerubahan sifat-sifat kimia tanah gambut dan sistem pengelolaan pada lahan gambut delta upang 1969-1983 dan delta berbak 1973-1997id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record