Show simple item record

dc.contributor.advisorMartono, Totong
dc.contributor.advisorSyafitri, Utami Diah
dc.contributor.authorSujiwo, Paras
dc.date.accessioned2024-01-04T06:27:31Z
dc.date.available2024-01-04T06:27:31Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133783
dc.description.abstractPemilu legislatif 2004 adalah Pemilu pertama yang menerapkan sistem distrik proporsional terbuka, sehingga memungkinkan pemilih untuk memilih secara langsung caleg pilihannya. Hal ini yang turut mendasari untuk menjadikan atribut-atribut caleg sebagai aspek lain yang dapat dilihat dari sebuah partai politik. Penelitian ini mengemukakan tampilan partai politik peserta Pemilu 2004 berdasarkan aspek biodata caleg perempuan DPRD I Jawa Tengah. Dari 244 caleg perempuan DPRD I Jateng yang dijadikan obyek penelitian dan tersebar di 10 daerah pemilihan, ada 68,03% caleg perempuan yag merupakan kader muda partai politik (berusia ≤40 tahun) dan 67,62% caleg perempuan berpendidikan sarjana atau pasca sarjana. Tampilan paras Chernoff berdasarkan kelompok partai politik menggambarkan bahwa kelompok I yang beranggotakan PNI Marhaenisme, PBSD, PBB, Merdeka, PDK, dan PSI merupakan kelompok partai politik dengan tingkat pendidikan caleg, jumlah caleg, kepemilikan harta, dan tingkat pendapatan caleg terendah. Hal-hal tersebut direpresentasikan oleh tampilan kelengkungan mulut yang melengkung ke bawah berikut pupil mata yang melirik ke kanan, mulut yang tidak lebar, hidung yang pendek, dan kemiringan alis mata kiri yang condong ke kiri. Hal yang baik sebagai penciri tampilan paras kelompok I adalah posisi telinga di atas dan jari-jari telinga yang lebar yang mengindikasi bahwa partai-partai politik di kelompok I mempunyai caleg perempuan dengan tingkat pengalaman organisasi yang baik. Kelompok II yang beranggotakan PIB, PPDI, PNUI, PBR, PDS, Patriot Pancasila, dan PPD memiliki karakteristik yang hampir sama dengan kelompok I. Kelompok II lebih baik dalam hal tingkat pendidikan caleg, namun kurang baik dalam hal tingkat pengalaman organisasinya. Kelompok II juga merupakan kelompok partai politik dengan rata-rata usia caleg perempuan yang paling muda. Hal ini direpresentasikan oleh jarak antara mulut dengan pusat paras yang terpendek. Kelompok III yang beranggotakan PAN dan Pelopor secara umum, selain menampilkan tingkat kepemilikan harta kekayaan caleg perempuan paling besar, juga tingkat pendapatan dan pengeluaran keluarga terbesar. Pendapatan dan pengeluaran keluarga direpresentasikan oleh besar kepala. Kelompok III mempunyai tampilan yang kurang baik dalam hal jumlah caleg dan tingkat pendidikan caleg. Usia caleg yang relatif lebih tua apabila dibandingkan dengan kelompok lainnya juga digambarkan oleh tampilan kelompok III. Kelompok IV yang beranggotakan PNBK, PKPB, PDIP, dan P.Golkar, selain dicirikan oleh rata- rata usia caleg perempuan yang tua, memiliki tampilan yang baik dalam hal jumlah caleg perempuan, pendapatan caleg, pendidikan, dan pengalaman organisasi. Sedangkan kelompok V yang beranggotakan PKS, PPP, P.Demokrat, PKPI, dan PKB juga memiliki tampilan yang baik dalam hal jumlah caleg perempuan, pendidikan caleg dan pengalaman organisasi caleg. Namun memiliki tampilan yang kurang baik dalam hal kepemilikan harta kekayaan caleg dan tingkat pendapatan caleg.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPemiluid
dc.titleParas chernoff partai politik pemilu 2004 berdasarkan biodata caleg perempuan DPRD I Jawa Tengahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record