Show simple item record

dc.contributor.advisorDharmawan, Arya Hadi
dc.contributor.authorAssa'di, Husain
dc.date.accessioned2024-01-04T01:13:22Z
dc.date.available2024-01-04T01:13:22Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133693
dc.description.abstractLembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai wujud nyata car organisasi gerakan sosial ternyata dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan komunitas. Kekuatan sosial ekologi dapat dibangun secara mandiri dalam sebuah komunitas yang tidak tersentuh oleh peran negara. Sebagai bagian dari komponen ruang sipil, LSM secara strategis dapat memberikan kesempatan bagi sebuah komunitas untuk mengembangkan potensinya. Faktor modal dan pengetahuan pengelolaan usaha yang selama ini menjadi hambatan percepatan pembangunan pedesaan dapat teratasi dengan keberadaan LSM yang bekerja di wilayah itu, walau secara umum belum merata dan masih dalam tahap pencarian bentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan daya jangkau sebuah LSM pada komunitas yang yang mempunyai perbedaan mencolok pada karakteristik sosial dan ekologi. Kedalaman jangkauan LSM dalanı pengembangan komunitas dipahami sebagai strategi LSM dan resuon komunitas dalam aksi pengembangan potensi lokal. Pada studi ini dilihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi daya jangkau LSM dalam menggerakkan KSM di dua komunitas dengan karakteristik sosial ekonomi dan ekologi berbeda. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcKomunitas pedesaanid
dc.subject.ddcJawa Tengahid
dc.subject.ddcSukoharjo_Boyolaliid
dc.titleAnalisis kedalam jangkauan(OUTREACH) lembaga swadaya masyarakat pada pengmbangan komunitas pedesaan : studi kasus di Desa Klaseman Gatak, Kabupaten Sukoharjo dan Desa Repaking,Kecamatan Wonosegoro,Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tangahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record