Show simple item record

dc.contributor.advisorTrikoesoemaningtyas
dc.contributor.authorPrabowo, Harry
dc.date.accessioned2024-01-03T02:40:34Z
dc.date.available2024-01-03T02:40:34Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133587
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Cikemeuh Balai Penelitian Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik mulai November 2002 sampai Juli 2003. Tujuan penelitian ini adalah untuk menduga karakteristik populasi generasi F2 dan F3 untuk beberapa karakter, menduga parameter genetik, dan korelasi karakter agronomi dengan daya hasil pada 12 populasi persilangan kedelai. Penelitian ini dilakukan pada dua musim tanam untuk yaitu generasi F2 dan F3. Bahan yang digunakan adalah tanaman generasi F2 dan F3 dari persilangan varietas Pangrango, Godek, Ceneng, dan Slamet, sehingga diperoleh 12 populasi persilangan, dan 4 tetua. Pengamatan dilakukan pada karakter tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong isi, jumlah polong total, bobot biji per rumpun, dan rata-rata biji per polong. Analisis data dilakukan untuk parameter nilai tengah, ragam, skewnees, dan kurtosis. Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor lingkungan yang tinggi pada masing-masing karakter agronomi yang diamati yang ditunjukan oleh nilai ragam pada tetua yang tinggi. Pada tiap-tiap populasi persilangan juga terlihat nilai ragam yang cukup tinggi dan bervariasi. Perbandingan nilai tengah antara populasi persilangan yang digunakan dengan tetuanya menunujukan terjadinya segregasi transgresif untuk karakter-karakter agronomi yang diamati pada populasi persilangan yang digunakan. Pola sebaran pada tiap-tiap populasi yang diamati menunjukkan sebaran yang kontinu walaupun cenderung tidak normal. Hal ini menunjukkan bahwa karakter yang diamati dipengaruhi oleh banyak gen (poligenik) dan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Pada penelitian ini juga ditemukan adanya seleksi alam yang dapat dilihat dari perubahan nilai tengah karakter-karakter yang diamati. Nilai koefisien korelasi pada karakter agronomi menunjukkan perbedaan pada tiap-tiap populasi persilangan, sehingga untuk melakukan seleksi tidak bisa disamakan untuk tiap-tiap populasi persilangan. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcKedelaiid
dc.titlePendugaan parameter genetik generasi F2 dan F3 pada 12 populasi kedelai (Glycine max (L.)Merr.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record