Show simple item record

dc.contributor.advisorPoerwanto, Roedhy
dc.contributor.authorKartika, Juang Gema
dc.date.accessioned2023-12-27T09:12:24Z
dc.date.available2023-12-27T09:12:24Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133348
dc.description.abstractPenelitian dilakukan untuk mempelajari pola pertumbuhan buah manggis, penyebab terjadinya serangan hama dan penyakit serta mencari metode pendugaan buah yang terserang getah kuning. Penelitian dilakukan di Taman Buah Mekar Sari, kebun petani di Leuwiliang, Laboratorium Pusat Kajian Buah-buahan Tropika dan Laboratorium Bakteri Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Institut Pertanian Bogor sejak bulan November 2002 sampai Bulan Juni 2003. Penelitian ini terbagi atas beberapa sub penelitian, yaitu penelitian pola pertumbuhan buah manggis, gejala getah kuning dan burik, pendugaan buah yang terserang getah kuning dengan metode pencelupan buah pada larutan garam dan pendugaan penyebab terjadinya getah kuning pada buah manggis. Pada penelitian pola pertumbuhan buah manggis, buah diukur diameternya sejak terjadinya fruitset sampai buah matang untuk mendapatkan model pertumbuhan buahnya. Gejala getah kuning di luar dan di dalam dan burik diamati dengan pengambilan buah secara berkala untuk dilakukan skoring burik dan getah kuning. Metode pencelupan buah dilakukan untuk membedakan antara buah yang sehat dengan yang bergetah kuning, berdasarkan teori bahwa buah manggis yang bergetah kuning memiliki berat jenis yang lebih tinggi dibandingkan buah manggis yang sehat. Buah manggis untuk penelitian ini dicelupkan dalam 8 konsentrasi larutan garam untuk diamati posisi buahnya dalam larutan tersebut dan dibedakan apakah buah tersebut sehat atau terkena getah kuning. Pendugaan penyebab terjadinya getah kuning pada buah manggis dilakukan dengan melakukan isolasi getah kuning dari buah yang terserang getah kuning kemudian dilakukan uji hipersensitifitas pada tanaman tembakau untuk mengetahui gejala umum dari serangan mikroorganisme tersebut. Hasil pengukuran diameter buah manggis menunjukkan buah manggis yang berada di Leuwiliang memiliki grafik pertumbuhan dua (double) sigmoid, sedangkan buah manggis yang berada di Taman Buah Mekar Sari menunjukkan grafik satu (single) sigmoid. Gejala getah kuning dan Burik mulai menyerang sejak awal pengamatan sehingga perlu dilakukan usaha pencegahan terjadinya serangan untuk meningkatkan kualitas buah. Pencelupan buah dalam larutan garam kurang efektif untuk membedakan antara manggis yang sehat dengan yang terserang getah kuning. Gejala yang terlihat pada tanaman tembakau yang digunakan untuk uji hipersensitifitas adalah nekrotik yang merupakan gejala umum tanaman yang terserang bakteri, namun belum dapat dipastikan apakah bakteri tersebut bersifat sekunder atau primer.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManggisid
dc.titleStudi pertumbuhan buah, gejala getah kuning dan burik pada buah manggis (Garcinia mangostana L.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record