Show simple item record

dc.contributor.advisorSaharjo, Bambang Hero
dc.contributor.advisorWasis, Basuki
dc.contributor.authorWaluyo, Efendi Agus
dc.date.accessioned2023-12-21T02:01:48Z
dc.date.available2023-12-21T02:01:48Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133193
dc.description.abstractKonversi lahan hutan menjadi lahan pertanian maupun perkebunan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin meningkat. Masyarakat melakukan pembakaran untuk membersihkan lahan hutan karena cepat dan murah. Kurang adanya pengendalian dalam kegiatan pembakaran menyebabkan semakin meluasnya lahan hutan yang terbakar sehingga menimbulkan masalah yang serius. Kebakaran hutan dapat menimbulkan penurunan kualitas lahan yang meliputi sifat fisik, kimia, hidrologi tanah, kapasitas penyimpanan air tanah dan serasah serta humus sehingga akan mempengaruhi pertumbuhan pohon di areal bekas terbakar (Chandler, et al., 1983).id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest managementid
dc.titleStudi tentang aliran permukaan, erosi serta kehilangan hara dalam aliran permukaan pada areal hutan sekunder bekas terbakar di Jasinga,Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keyworderosiid
dc.subject.keywordlahan hutanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record