Show simple item record

dc.contributor.advisorMansur, Irdika
dc.contributor.advisorSukendro, Andi
dc.contributor.authorBudiyanto, Wawan
dc.date.accessioned2023-12-20T06:28:47Z
dc.date.available2023-12-20T06:28:47Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133110
dc.description.abstractSeiring dengan peningkatan kebutuhan kayu dan mahalnya investasi dalam rangka pengembangan hutan tanaman khususnya pada kegiatan produksi bibit, maka perlu dipikirkan cara yang dapat mengurangi biaya investasi pada produksi bibit (Departemen Kehutanan, 1997; Young 1980). Menurut Djapilus (1990), terdapat suatu teknologi alternatif yang diharapkan dapat mengurangi biaya produksi bibit, teknologi tersebut, yaitu teknik produksi bibit akar telanjang dengan metode pemangkasan akar. Di Indonesia teknik ini terhitung masih jarang digunakan, padahal menurut Djapilus (1990), teknik ini telah memberikan keuntungan pada saat produksi, pengepakan, penyimpanan, pengangkutan dan penanaman bibit. Namun demikian, perlu dilakukan penelitian terhadap jenis yang akan dikembangkan dengan menggunakan metode tersebut. Dalam penelitian ini dipilih jenis jati (7. grandis) yang merupakan jenis yang menghasilkan kayu bernilai ekonomi tinggi (Perum Perhutani, 1998). Selain penerapan teknologi tersebut, dalam penelitian ini dilakukan penginokulasian CMA yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan bibit jati di persemaian.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest managementid
dc.titlePengaruh inokulasi cendawan mikoriza arbuskula (CMA) dan pemangkasan akar terhadap pertumbuhan bibit jati (tectona grandis linn.f.) di persemaian pusbang SDH perum Perhutani,Cepu,Jawa Tengahid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbibit jatiid
dc.subject.keywordCMAid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record