Perubahan Mutu Minuman Jamu Berbasis Jahe Emprit (Zingiber officinale var. amarum) Selama Penyimpanan pada Berbagai Suhu dan Jenis Wadah
Abstract
Jamu merupakan minuman tradisional yang telah dipercaya sejak lama oleh masyarakat Indonesia sebagai minuman kesehatan. Salah satu jamu yang dikenal di masyarakat adalah jamu jahe. Penelitian ini bertujuan menentukan perubahan fisik dan menguji organoleptik jamu tersebut di dalam botol plastik transparan tak berwarna, botol plastik berwarna gelap, botol kaca transparan tak berwarna, dan botol kaca berwarna gelap. yang disimpan pada suhu ruang, kulkas, dan pembeku. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial antara jenis dan warna botol yang diragamkan pada berbagai suhu penyimpanan. Selama penyimpanan, setiap sampel jamu ditentukan perubahan fisiknya yang meliputi pH, nilai brix, dan TPT serta organoleptik yang meliputi rasa, aroma, dan gas tiap hari sekali pada suhu ruang, tiap dua hari sekali pada kulkas, dan tiap tiga hari sekali pada suhu pembeku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara penyimpanan menyebabkan perubahan fisik-kimia jamu. Berdasarkan penelitian, penyimpanan terbaik jamu jahe ialah menggunakan wadah kaca gelap pada suhu beku yang dapat disimpan hingga 42 hari. Jamu is a traditional drink trusted by Indonesian citizens as a health drink. One of the most popular herbs in the community is jamu ginger. This study aims to determine the physical changes and test the organoleptic properties of the jamu in colorless transparent plastic bottles, dark plastic bottles, colorless transparent glass bottles, and dark glass bottles stored at room temperature, refrigerator temperature, and freezer temperature. The experiment used a factorial design between bottle type and color across various storage temperatures. During storage, each herbal medicine sample was tested for physical changes, including pH, brix value, total soluble solids, and organoleptic changes such as taste, aroma, and gas. The results showed that the storage method affected physicochemical changes in the herbs. The optimal storage method for jamu jahe was using dark glass containers and freezing temperatures, allowing a shelf life of up to 42 days
Collections
- UT - Chemistry [1854]