Show simple item record

dc.contributor.advisorSetyobudiandi, Isdradjad
dc.contributor.advisorPrartono, Tri
dc.contributor.authorSoekardji, Moch
dc.date.accessioned2023-11-15T08:51:42Z
dc.date.available2023-11-15T08:51:42Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132393
dc.description.abstractSeiring meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan aktivitas pembangunan di segala sektor, menyebabkan produksi limbah industri dan domestik akan semakin meningkat. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap kondisi Kali Surabaya. Perubahan kondisi perairan sungai akibat beban masukan limbah menyebabkan menghilangnya beberapa organisme diantaranya makrozoobenthos. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kondisi perairan Kali Surabaya, dengan mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos dan kemungkinan adanya gangguan seperti pencemaran perairan terhadap komunitas makrozoobenthos melalui penerapan Kurva Perbandingan Kelimpahan-Biomas (Kurva ABC). Penelitian dilakukan di ruas-ruas Kali Surabaya sepanjang kurang lebih 37 km pada bulan April sampai Mei 1998. Stasiun penelitian ditentukan secara sistematik. Lokasi penelitian dibagi menjadi sebelas stasiun pengamatan. Untuk mengetahuI kondisi struktur komunitas makrozoobenthos maka dilakukan analisis komposisi, kepadatan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi. Tingkat pencemaran perairan diduga dengan analisis Kurva ABC (Abundance and Biomass Comparisson) dan lndeks Mutu Lingkungan (IML) perairan. Makrozoobenthos yang didapatkan di lokasi penelitian terdiri alas empat kelas yaitu Gastropoda, Pelecypoda, Oligochaeta dan Diptera. Komposisi makrozoobenthos yang didapatkan mengalami perubahan yang ekstrim dengan komposisi kelas Oligochaeta merupakan kelas biota yang dominan. Kepadatan makrozoobenthos mengalami variasi dari St. I (hulu) menuju St. XI (hilir). Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan keanekaragaman yang rendah kecuali pada St. Ill, IV dan VIII. Nilai indeks keseragaman juga menunjukkan nilai yang cukup bervariasi kecuali pada St. I dan XI hanya didapatkan satu jenis. Sedangkan nilai indeks dominansi sebagian besar mendekati nilai 1, dengan demikian hampir semua stasiun pengamatan terjadi dominansi organisme. Berdasarkan nilai-nilai indeks tersebut maka diperkirakan ruas-ruas kali Surabaya mengalami gangguan lingkungan berupa pencemaran. Hasil analisis perbandingan kelimpahan-biomass (Kurva ABC) menunjukkan bahwa perairan Kali Surabaya sebagian besar telah tercemar, kecuali St. VII termasuk dalam kriteria agak tercemar.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAquatic Resourcesid
dc.titleStruktur komunitas makrrozoobenthos sebagai indikator perubahan kualitas perairan di Kali Surabayaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record