Pertumbuhan dan pembentukan tubuh buah isolat basidiomiset serta kandungan asam amino tudung tubuh buah ganoderma spp.
View/ Open
Date
2000Author
Purnomo, Condro
Gunawan, Agustin Wydia
Darusman, Latifah Kosim
Metadata
Show full item recordAbstract
Di Indoneia jamur kayu banyak dibudidayakan petani jamur untuk memecahkan masalah penumpukan limbah pertanian dan menciptakan lapangan kerja. Salah satu di antaranya yaitu Ganoderma lucidum yang bermanfaat sebagai bahan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan pembentukan buh buah isolat basidiomiset pada media produksi serbuk gergaji kayu sengon (Paraserianthes faicataria) yang diberi asam amino serta kandungan protein kasar dan asam amino tudung tubuh buah Ganoderma spp.
Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua perlakuan dan tiga ulang- au. Perlakuan pertama yaitu enam isolat basidiomiset (SH2, GTK 1, LLD A, MG 10, SMP IIIA, dan G. lucidum) dan perlakuan kedua yaitu media produksi yang diberi campuran serbuk asam amino glisina, li- sing, isoleusina, dan triptofana dengan konsentrasi 0, 25, dan 50 ppm. Satuan percobaan berupa satu kan- tung plastik berisi media produksi dengan bobot dua kilogram. Setiap ulangan terdiri atas tiga kantong
plastik. Pengamatan meliputi pertumbuhan miselium isolat basidiomiset pada media agar-agar dekstrosa ken- tang, media bibit biji sorgum, dan media produksi serta identifikasi isolat. Peubah pada media produksi yang diamati ialah bobot basah, bobot kering, dan diameter tubuh buah. Analisis kandungan protein kasar tudung tubuh buah Ganoderma spp. dilakukan dengan metode Kjeldahl, sedangkan asam amino dengan metode kromatografi cair kinerja tinggi.
Isolat yang berhasil diidentifikasi yaitu SH 2 (Amauroderma rugosus), GTK 1 (Ganoderma sp.1), dan LLD A (Polyporus sp.). Pertumbuhan miselium G. lucidum dan Ganoderma sp.I lebih cepat pada media agar-agar dekstrosa kentang, media bibit biji sorgum, dan media produksi. Isolat MG 10 tidak tumbuh pa- da media produksi. Semua perlakuan media produksi tidak menunjukkan perbedaan nyata pada bobot ba- sah, bobot kering, dan diameter tubuh buah masing-masing isolat. Kandungan protein kasar tudung tubuh buah Ganoderma sp. 1 berbeda nyata dengan G. lucidum. Protein kasar Ganoderma sp.1 pada media pro- duksi yang tidak diberi asam amino berbeda dengan yang diberi asam amino 25 atau 50 ppm, sedangkan kandungan pada G. lucidum tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antara media dengan atau tanpa pe- nambahan asam amino. Ada 15 jenis asam amino yang teridentifikasi dalam tudung tubuh buah Gano- derma spp.. Kandungan total asam amino dalam tudung tubuh buah lebih tinggi pada media produksi yang diberi asam amino daripada yang tidak diberi asam amino. Kandungan glisina, isoleusina, dan lisina dalam tudung tubuh buah G. lucidum dan Ganoderma sp. I pada media produksi yang diberi asam amino 50 ppm (2,07 dan 1,96 mg/g) lebih tinggi daripada yang tidak diberi diberi asam amino (1,59 dan 1,63 mg/g) atau diberi asam amino 25 ppm (1,97 dan 1,38 mg/g).
Collections
- UT - Biology [2400]
