View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perubahan sifat mikrobiologi tanah yang berkembang dari sedimen berpirit di delta Telang, Sumatera Selatan akibat pengelolaan air serta kaitannya dengan beberapa sifat kimia tanah

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.735Mb)
      Date
      2001
      Author
      Putri, Sri Rezeki Fiantri
      Murtilaksono, Kukuh
      Djajakirana, Gunawan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tanah sulfat masam mempunyai pH kurang dari 3,5 (Entisol) atau 4,0 (Inceptisol) pada kedalaman 50 cm karena pembentukan asam sulfat sebagai akibat oksidasi pirit (FeS2). Drainase dan pencucian merupakan pemecahan masalah yang umumnya dianjurkan untuk mengelola lahan yang berkembang dari sedimen berpirit. Beralihnya suasana reduktif ke oksidatif atau sebaliknya berpengaruh terhadap proses kimia tanah di mana beberapa mikroorganisme tanah sangat berperan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan sifat mikrobiologi tanah melalui parameter total mikroorganisme, respirasi dan T. ferrooxidans tanah akibat perlakuan pengeringan dan pencucian pada tanah yang berkembang dari sedimen berpirit di Delta Telang, Sumatera Selatan serta hubungannya dengan beberapa sifat kimia tanah. Contoh tanah tidak terganggu diambil dengan pipa PVC yang berdiameter 20 cm dan panjang 1 meter dari lapangan. Perlakuan pengeringan terdiri dari 8 macam yaitu: KO, digenangi 5 cm selama 8 minggu; K1, air tanah dipertahankan pada kedalaman 50 cm selama 8 minggu; serta K2, K3, K4, K5, K6 dan K7 air tanah dipertahankan pada kedalaman 80 cm selama 1, 2, 3, 4, 6 dan 8 minggu. Pada akhir periode pengeringan dilakukan penggenangan setinggi 5 cm dan dilanjutkan dengan pencucian. Pencucian dilakukan selama 30 hari yang terdiri atas 5 macam pencucian yaitu: C0 kolom tanah tidak dicuci sedangkan C1, C2, C3 dan C4 adalah kolom tanah yang dicuci setiap 1, 5, 10 dan 15 hari. Perlakuan pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap populasi bakteri T. ferrooxidans kedalaman 15 dan 75 cm dan pH tanah kedalaman 15 cm. Pengaruh pengeringan nyata terhadap total mikroorganisme tanah kedalaman 15 dan 75 cm. Respirasi dan kandungan bahan organik tanah tidak dipengaruhi oleh perlakuan pengeringan…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132169
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository