View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh sudut kemiringan bor dan pemberian cairan asam sulfat (CAS) pada sistem penyadapan bor terhadap produksi getah pinus (Pinus merkusii Jungh et. De Vr)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.653Mb)
      Date
      2003
      Author
      Rosyadi, Cece
      Suryana, Jajang
      Sofyan, Kurnia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Metode peryadapan getah pinus yang dilakukan oleh pihak PT. Perhutani masih tradisional yaitu menggunakan metode penyadapan getah sistem kowakan dan sistem riil dengan hasil produksi getah yang rendah. Di lain pihak, pemanfaatan getah pinus menuntur kuantitas dan kualitas produksi yang lebih tinggi serta berwawasan lingkungan. Metode penyadapan sistem bor dinilai dapat meningkatkan produksi getah. Akan tetapi penggunaan metode sistem bor untuk menghasilkan produksi getah pinus secara optimal di tinjau dari faktor sudut kemiringan bor dan pemberian cairan asam sulfat belum diteliti lebih jauh Metode yang digunakan adalah memberikan pengaruh sudut kemiringan bor yang terdiri dan 4 sudut yaitu sudut kemiringan 0°, 15°, 30, 45" dan pemberian cairan asam sulfat yang terdiri dari 4 konsentrasi yaitu konsentrasi 0%, 15%, 30% dan 50% dengan ulangan sebanyak 5 kali Pembaharuan dilakukan setiap 15 hari. Model rancangan digunakan model rancangan faktorial dengan rancangan acak lengkap dengan menggunakan uji Duncan dan polinom orthogonal. Produksi getah pinus lebih tinggi dihasilkan pada penggunaan sudut kemiringan bor 45" dan cairan asam sulfat dengan konsentrasi 30%. Produksi getah pinus dengan sistem bor ini lebih tinggi apabila dibandingkan dengan produksi getah pinus dengan penyadapan sistem kowakan yang menghasilkan produksi getal pinus sebesar 5 gr/lowakan/hari atau sebesar 10 gr/pohon/hari ( I pohon terdiri dari 2 kowakan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 688/Kpts/DIR/1985). Penggunaan sudut kemiringan bor dan cairan asam sulfat pada penyadapan sistem bor ini memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi getah pinus. Faktor sudut kemiringan bor memberikan pengaruh model linear dengan Persamaan Y 69.086+0.559x (produksi getah pinus per polion/hari) dan Y = 3.367+0.023x (produksi getah pinus per lubang/hari). Faktor sudut kemiringan bor menunjukkan bahwa semakin besar sudut kemiringan bor yang digunakan maka semakin tinggi getah pinus yang dihasilkan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132079
      Collections
      • UT - Forestry Products [2465]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository