Show simple item record

dc.contributor.advisorDarmawan
dc.contributor.advisorIndriyati, Lilik Tri
dc.contributor.authorGinting, Ina Febria
dc.date.accessioned2023-11-13T06:31:45Z
dc.date.available2023-11-13T06:31:45Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131909
dc.description.abstractLogam berat merupakan unsur yang memiliki massa jenis lebih dari 5 g/cm3 dan menimbulkan efek tersendiri terhadap lingkungan akibat sifat kimia yang dimilikinya. Tanah dengan kandungan Pb dan Cd yang telah melewati batas normal dianggap telah tercemar. Pencemaran Pb dan Cd pada tanah dapat menjadi awal mula masuknya kedua unsur tersebut ke dalam tubuh manusia. Bioavailibilitas Pb dan Cd pada larutan tanah dalam jumlah yang tinggi, mudah diserap oleh akar tanaman yang selanjutnya disebarkan ke seluruh bagian tubuh tanaman. Pemulihan tanah tercemar Pb dan Cd memerlukan teknik yang tepat. Remediasi merupakan sebuah usaha untuk membersihkan tanah dari kontaminan maupun polutan tanah. Penambahan amelioran seperti fly ash dan pupuk kandang dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kelarutan Pb dan Cd pada tanah. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli 2022 - November 2022 di rumah kaca Kebun Pendidikan Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB di Cikabayan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan faktor tunggal, yaitu tanpa amelioran (C), fly ash 15% (F1), fly ash 20% (F2), pupuk kandang ayam 2,5% (A1), pupuk kandang ayam 3,5% (A2), pupuk kandang sapi 3,5 % (S1), pupuk kandang ayam 4,5% (S2), kombinasi fly ash dan pupuk kandang 21% (FAS1), dan kombinasi fly ash dan pupuk kandang 28% (FAS2). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 pot percobaan. Pengamatan tanaman dilakukan terhadap tinggi, jumlah daun, dan bobot brangkasan tanaman. Sedangkan, pengamatan sifat kimia media tanam diuji terhadap nilai pH, kapasitas tukar kation (KTK), Ca, Mg, K, Na, kejenuhan basa (KB), tekstur, tipe mineral klei, C-organik, biovailibilitas Pb dan Cd. Pemberian fly ash tunggal dan kombinasinya dengan pupuk kandang nyata meningkatkan pH, KB, Na, Mg, dan Ca dapat ditukar serta nyata menurunkan kandungan bioavalibilitas Pb dan Cd dibandingkan tanpa amelioran. Kandungan bioavailibilitas Pb dan Cd pada perlakuan fly ash tunggal nyata lebih rendah tinggi daripada pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk kandang sapi. Perlakuan menggunakan fly ash (F1, F2, FAS1, dan FAS2) menurunkan kandungan biovailibilitas Pb pada tanah sebesar, masing-masing yaitu 32%, 33%, 39% dan 44%. Sedangkan, Perlakuan FAS1 dan FAS 2 menurunkan kandungan bioavailibiltas Cd sebesar 45% dan 44%. Namun, pemberian fly ash (F1, F2, FAS1, dan FAS2) nyata lebih rendah terhadap pertumbuhan jumlah daun, tinggi, bobot basah dan bobot kering brangkasan tanaman kangkung dibandingkan dengan perlakuan tanpa amelioran (C) dan pupuk kandang.id
dc.description.sponsorshipLembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.titleRemediasi Tanah Tercemar Timbal dan Kadmium Menggunakan Fly Ash dan Bahan Organikid
dc.title.alternativeRemediation of Lead and Cadmium Contaminated Soil Using Fly Ash and Organic Materialsid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordfly ashid
dc.subject.keywordchicken manureid
dc.subject.keywordcow manureid
dc.subject.keywordpollutionid
dc.subject.keywordremediationid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record