| dc.description.abstract | Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu merupakan pelabuhan perikanan terbesar yang terletak di Pantai Selatan Jawa Barat. Wilayah perikanan ini memiliki potensi sumberdaya ikan tuna yang besar. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan tuna di lokasi penangkapan Palabuhanratu Jawa Barat adalah tuna longline dan pancing tonda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan usaha penangkapan yang efektif, pengelolaan perikanan tuna yang optimal, serta menentukan nilai Willingness to Pay (WTP) perikanan tuna di PPN Palabuhanratu, Jawa Barat. Upaya penangkapan dengan menggunakan tuna longline lebih efektif dibandingkan dengan pancing tonda. Pada tuna longline upaya penangkapan sebanyak 815 trip menghasilkan 3438,76 ton ikan, sedangkan pancing tonda dengan upaya penangkapan sebanyak 955 trip hanya menghasilkan 450,02 ton ikan. Pengelolaan MEY memiliki keuntungan yang tinggi sebagai tujuan pengelolaan perikanan yang optimal dibandingkan dengan MSY. Pada kondisi MEY, upaya penangkapan yang rendah justru menghasilkan rente ekonomi yang paling tinggi, yaitu senilai Rp 103.776.376.924,65 untuk tuna longline dan Rp 102.087.274.480,96 untuk pancing tonda. Nilai Willingness to Pay (WTP) konsumen perikanan tuna senilai Rp 30.232 dan surplus konsumen senilai Rp 6.014.496/tahun/orang. | id |