Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwitom Agus
dc.contributor.authorThursina
dc.date.accessioned2023-11-13T03:56:55Z
dc.date.available2023-11-13T03:56:55Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131853
dc.description.abstractAnggrek merupakan salah satu tanaman hias yang mempunyai nilai estetika tinggi. Dendrobium merupakan salah satu anggrek yang populer di masyarakat selain karena bentuknya yang unik juga lebih mudah dibudidayakan dibandingkan dengan jenis anggrek lainnya. Selain itu Dendrobium memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai bunga potong. Prospek tanaman anggrek sebagai komoditi ekspor sangat baik, oleh karena itu diperlukan usaha penyediaan Dendrobium dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat. Salah satu alternatif pemecahan masalah adalah dengan kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh komposisi media terhadap perbanyakan tunas dan perbesaran plantlet Dendrobium pada kultur in vitro, sehingga diperoleh media yang terbaik yang dapat dipergunakan sebagai media perbanyakan tunas Dendrobium serta komposisi media terbaik sebagai media perbesaran planlet Dendrobium secara in vitro. Penelitian terdiri dari dua percobaan terpisah yakni tahap perbanyakan dan tahap perbesaran, masing-masing menggunakan percobaan faktor tunggal dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan masing-masing terdapat lima belas ulangan, setiap ulangan terdiri dari satu botol sehingga total seluruhnya terdapat 180 botol untuk setiap percobaan. Setiap botol kultur terdiri dari satu plantlet, eksplan yang digunakan adalah protocorm like bodies (plbs). Pada tahap perbanyakan peubah yang diamati adalah jumlah tunas yang terbentuk pada saat pengamatan, lebar planlet (cm), berukuran >0.3 cm dan diukur dari sisi ke sisi lain plbs serta tinggi planlet (cm), dihitung dari permukaan media hingga ujung planlet. Sedangkan pada percobaan perbesaran plantlet peubah yang diamati adalah tinggi planlet (cm), dihitung dari permukaan media hingga ujung planlet jumlah daun, dengan menghitung jumlah banyaknya daun saat pengamatan, panjang daun (cm), diukur dari pangkal hingga ujung daun terpanjang, lebar daun (cm), diukur pada daun yang sama dengan daun terpanjang. jumlah akar, dengan menghitung jumlah akar pada saat pengamatan, panjang akar (cm), diukur dari pangkal hingga ujung akar. Semua peubah baik untuk tahap perbanyakan ataupun tahap perbesaran diamati satu minggu sekali selama delapan minggu setelah tanam (MST) dan juga pada umur 24 MST. Peubah-peubah tersebut diukur dari luar botol dengan menggunakan alat ukur penggaris, sedangkan eksplan yang diamati tetap berada di dalam botol. Pada 24 MST ini, penghitungan jumlah tunas dilakukan dengan scoring dimana nilai 1 (<50 tunas), nilai 2 (51-100 tunas), nilai 3 (101-200), nilai 4 (201-300 tunas), dan nilai 5 (>300 tunas)…id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAnggrek dendrobium In vitroid
dc.titleManipulasi media dalam perbanyakan dan perbesaran plantlet anggrek dendrobium(Dendrobium canayo) secara in vitroid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record