View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengelolaan pemanenan tembakau burley (Nicotiana tabacum L.) di petani binaan PT BAT Indonesia Tbk. perwakilan Bondowoso, Jawa Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.003Mb)
      Date
      2001
      Author
      Nuningtiyas, Ernik Vindi
      Sudiatso, Sugeng
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pemanenan tembakau burley dipengaruhi oleh tingkat kemasakan daun. Tingkat kemasakan daun pada batang tidak seragam, dimulai dari daun-daun bagian bawah diikuti oleh daun-daun di atasnya. Tingkat kemasakan daun yang dipanen berpengaruh terhadap produksi, warna, elastisitas, daya bakar dan senyawa-senyawa kimia penyusun mutu. Berdasarkan beberapa hasil penelitian diketahui bahwa pemanenan tembakau burley berdasarkan tingkat kemasakan daun yang dilakukan secara bertahap adalah lebih baik. Penggunaan sistem panen tembakau burley dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain efisiensi tenaga kerja dan efisiensi gudang pengeringan. Tenaga kerja merupakan salah satu masalah utama dalam kegiatan budidaya tembakau burley. Melalui rekayasa teknik budidaya antara lain mengatur waktu tanam, pemupukan, penyiraman, dan pemangkasan dapat mengurangi variasi tingkat kemasakan daun sehingga dapat mengurangi frekuensi pemanenan. Pengeringan tembakau burley dilakukan dengan mengeringkan daun dengan udara pada semua tahap pengeringan dalam gudang pengeringan (air cured). Pengeringan ini mempunyai dua fungsi utama yaitu memberikan suhu dan kelembaban udara tertentu sehingga terjadi perubahan kimia dan biologi tertentu di dalam daun dan berfungsi mempertahankan potensi mutu di dalam daun tembakau dengan cara mengeringkan tepat pada waktunya. Pengeringan berkaitan dengan kerja enzim sehingga diperlukan air sebagai media reaksi. Kandungan air yag tersedia dapat menjadi masalah karena air merupakan media tumbuhnya jamur dan reaksi enzimatis lain yang tidak dikehendaki. Oleh karena itu, pengeringan pada hakekatnya adalah pengendalian penurunan kadar air sehingga reaksi enzimatis yang diperlukan berlangsung dengan baik untuk menghasilkan warna krosok yang diinginkan, namun tidak mengakibatkan tumbuhnya jamur atau mengakibatkan reaksi pembusukan. ..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131829
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7621]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository