Show simple item record

dc.contributor.advisorNandika, Dodi
dc.contributor.advisorHerliyana, Elis Nina
dc.contributor.authorNoviana, Ovi
dc.date.accessioned2023-11-09T08:38:50Z
dc.date.available2023-11-09T08:38:50Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131521
dc.description.abstractJabon (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) merupakan salah satu jenis pohon cepat tumbuh yang banyak ditanam di Indonesia. Namun demikian kerapatan dan keawetan kayu jabon tergolong rendah sehingga pemanfaatannya sebagai bahan baku kayu konstruksi terbatas. Salah satu teknologi untuk meningkatkan kualitas kayu berkerapatan rendah adalah densifikasi. Masalah yang sering timbul dalam aplikasi teknologi tersebut adalah terjadinya pemulihan tebal kayu terpadatkan. Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompregnasi khitosan dan perlakuan microwave terhadap pemulihan tebal dan ketahanan kayu Jabon terpadatkan terhadap serangan jamur pelapuk Schizophyllum commune Fr . Perlakuan microwave (dua menit) dan impregnasi larutan khitosan 0.5% terhadap contoh uji berukuran 25 x 12 x 3 cm dilakukan sebelum proses pemadatan. Pengukuran kadar air, pemulihan tebal, dan ketahanan terhadap jamur pelapuk S. commune dilakukan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompregnasi khitosan dan perlakuan microwave menurunkan kadar air dan intensitas pemulihan tebal kayu jabon terpadatkan, serta meningkatkan ketahanannya terhadap jamur pelapuk S.commune.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcForestry-Forest Productid
dc.titlePengaruh Kompregnasi Khitosan dan Perlakuan Microwave terhadap Pemulihan Tebal dan Keawetan Kayu Jabon Terpadatkanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordChitosanid
dc.subject.keywordcompregnationid
dc.subject.keywordJabonid
dc.subject.keywordmicrowaveid
dc.subject.keywordspringback.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record