Show simple item record

dc.contributor.advisorMulatsih, Sri
dc.contributor.authorSari, Wulan Pebdianti Permata
dc.date.accessioned2023-11-06T14:05:08Z
dc.date.available2023-11-06T14:05:08Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130873
dc.description.abstractIndonesia adalah negara agraris yang kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah, sehingga sektor pertanian menjadi prioritas utama dan mendapat perhatian dari pemerintah. Selain itu, pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam perekonomian Indonesia. Hal ini berkaitan dengan fungsinya sebagai penyedia bahan pangan, penyedia lapangan pekerjaan, dan sumber devisa bagi negara. Oleh karena itu, terdapat berbagai kebijakan pemerintah yang mendukung produksi sektor pertanian. Salah satu kebijakan ini adalah kebijakan subsidi pupuk. Kebijakan subsidi pupuk merupakan salah satu dari kebijakan fiskal pemerintah yang ditujukan kepada petani dengan tujuan meningkatkan produksi pertanian. Kebijakan ini dilaksanakan berdasarkan enam indikator keberhasilan yaitu tepat jenis, jumlah, harga, mutu, tempat, dan waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas kebijakan subsidi pupuk, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi, dan menganalisis elastisitas produksi padi. Pengamatan dan wawancara dilakukan di daerah penghasil padi yaitu di Kabupaten Sukabumi yang di ambil dengan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif, serta metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan subsidi pupuk masih dikategorikan belum efektif berdasarkan dua indikator utama, yaitu tepat harga dan tepat jumlah. Hasil regresi menunjukan bahwa variabel pupuk, bibit, tenaga kerja, dan sewa alat pertanian mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi. Hal ini berarti bahwa apabila terjadi perubahan terhadap faktor-faktor tersebut maka akan berpengaruh terhadap produksi padi. Elastisitas pupuk, bibit, tenaga kerja, sewa alat pertanian, dan pestisida mempunyai nilai elastisitas kurang dari satu, sehingga digolongkan bersifat inelastis. Pemerintah harus selalu mendukung faktor-faktor tersebut agar produksi optimal. Serta peran dari berbagi pihak yang terkait dan penegak aturan-aturan juga dapat membantu dalam peningkatan efektivitas kebijakan subsidi pupukid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcEconomics and management - Agribusinessid
dc.titleEfektivitas Subsidi Pupuk dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kabupaten Sukabumiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordFertilizer Subsidy Policyid
dc.subject.keywordEffectivenessid
dc.subject.keywordMultiple Linier Regressionid
dc.subject.keywordProduction Elasticityid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record