| dc.description.abstract | Analisis sidik jari merupakan pendekatan yang berguna untuk evaluasi dan kendali mutu suatu tanaman obat multikomponen. Sidik jari kromatografi yang informatif dari suatu tanaman obat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kondisi ekstraksi dan komposisi fase gerak yang digunakan. Suatu rancangan diaplikasikan untuk mengoptimumkan campuran fase gerak dan kondisi ekstraksi untuk pemisahan komponen kayu secang. Rancangan simplex centroid diterapkan untuk mengoptimumkan campuran fase gerak kromatografi lapis tipis. Untuk pemodelan, jumlah pita digunakan sebagai respons dari informasi sidik jari. Komposisi fase gerak yang optimum adalah 0.59401:0:0.40599 (dietil eter:etil asetat:diklorometana v/v/v). Kondisi ekstraksi sonikasi dioptimumkan dengan rancangan central composite. Parameter yang digunakan untuk mengoptimumkan kondisi ekstraksi sonikasi adalah waktu ekstraksi, bobot sampel, dan volume pelarut. Kondisi ekstraksi yang optimum adalah 1 g sampel, 10 mL etanol, dan 10 menit untuk waktu ekstraksi. Validasi kondisi optimum dilakukan terhadap parameter kestabilan, keterulangan, presisi menengah, dan ketangguhan. Hasil validasi kondisi optimum menunjukkan kestabilan, keterulangan, dan presisi menengah yang baik tetapi sampel tidak stabil terhadap parameter ketangguhan. | id |