Show simple item record

dc.contributor.advisorFahmi, Idqan
dc.contributor.authorAldila, Sheila
dc.date.accessioned2023-11-06T06:47:20Z
dc.date.available2023-11-06T06:47:20Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130740
dc.description.abstractSektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam perekonomian di Indonesia. Salah satu subsektor yang cukup besar pot ensinya adalah sub sector perkebunan. Hasil dari subsektor perkebunan yang sangat besar salah satunya adalah kelapa sawit. Dalam rangka menunjang keberhasilan sistem integrasi ternak dengan perkebunan kelapa sawit dibutuhkan teknologi tepat guna dan sosialisasi berkelanjutan dalam hal pengolahan limbah perkebunan/pabrikan sebagai sumber pakan ternak, pengolahan kompos yang berkualiatas dalam waktu pendek, pendugaan kapasitas tampungan lahan perkebunan untuk jenis ternak tertentu, manajemen pemeliharaan ternak yang intensif. Sistem integrasi kelapa sawit dan sapi adalah salah satu program pemerintah yaitu agar menyeimbangkan antara potensi kelapa sawit yang besar serta lahannya yang dapat dipergunakan oleh lahan gembala. Seiring pada kenyataannya, penerapan sistem integrasi kelapa sawit dengan sapi di Kabupaten Pasaman Barat masih belum beramai-ramai dalam pengadops ian sistem integrasi dan lambannya sosialisasi maupun informasi serta kurangnya penyuluhan program integrasi tersebut dari pemerintah secara menyeluruh kepada para petani sawit. Hal ini dapat dilihat dari masih sedikitnya perkebunan yang memakai sistem integrasi tersebut khususnya di daerah Sumatera padahal dampak secara langsung dapat meningkatkan produksi, pendapatan petani sawit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sistem integrasi kelapa sawit dan sapi terhadap produksi serta pendapatan, menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adops i sistem integrasi kelapa sawit dan sapi di Kecamatan Kinali, menganalisa persepi keberlanjutan sistem integrasi. Metode analisis utama dalam penelitian ini adalah Metode Analisis Logit klasifikasi 30 responden pengguna sapi dan 30 responden tidak menggunakan sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengaplikasikan pupuk kandang pada lahan petani responden di Kecamatan Kinali mampu meningkatkan produksi dan pendapatan. Variabel yang signifikan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adops i sistem integrasi kelapa sawit dan sapi adalah variabel tingkat kesulitan pencarian pakan sapi, variabel pemeliharaan sapi, variabel kesulitan keaman memelihara sapi, variabel status lahan kebun sawit. Dengan itu, perlu diadakannya suatu edukasi yang seharusnya diintensifkan bagi petani serta para petani kelapa sawit tersebut harus dapat memberikan contoh nyata bagi petani lainnya bahwa sistem integrasi tersebut dianggap menguntungkan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomics and Development Studies - Economics and Development Studiesid
dc.titleAnalisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Adopsi Sistem Integrasi Kelapa Sawit dan Sapi (Studi Kasus: Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat-Sumatera Barat)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordProduksi dan pendapatanid
dc.subject.keywordIntegrasi kelapa sawit dan sapiid
dc.subject.keywordAnalisis metode logitid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record