Identifikasi dan patogenisitas cendawan penyebab mati pucuk pada bibit Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) dan Cabai (Capsicum sp.)
| dc.contributor.advisor | Firmansyah, M Alam | |
| dc.contributor.advisor | Achmad | |
| dc.contributor.author | Fauziyyah | |
| dc.date.accessioned | 2023-11-06T06:24:09Z | |
| dc.date.available | 2023-11-06T06:24:09Z | |
| dc.date.issued | 2015 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130706 | |
| dc.description.abstract | Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) merupakan tanaman kehutanan dan cabai (Capsicum sp.) adalah tanaman pertanian yang banyak digunakan dalam sistem agroforestri. Persemaian BPDAS (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai) Citarum-Ciliwung melaporkan >500 bibit sengon berumur 2 bulan terserang mati pucuk hingga menyebabkan kematian. Mati pucuk memiliki gejala berupa matinya bagian ujung tanaman hingga membuat tanaman inang mati. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengisolasi dan mengidentifikasi penyakit penyebab mati pucuk pada bibit sengon dan mempelajari patogenisitas cendawan penyebab mati pucuk terhadap bibit sengon dan cabai. Patogenisitas adalah kapasitas atau kemampuan dari suatu patogen untuk menimbulkan suatu penyakit. Uji patogenisitas disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) faktorial. Perlakuan berupa tanpa dilukai dan diinokulasi, dilukai karborundum, inokulasi Rhizoctonia sp., serta inokulasi Rhizoctonia sp. dilukai karborundum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cendawan Rhizoctonia sp. sebagai penyebab primer penyakit mati pucuk pada bibit sengon dan cabai hingga menyebabkan kematian. Persentase kejadian penyakit mati pucuk terluas yaitu pada perlakuan inokulasi dilukai cabai (87.70%) dan sengon (87.30%). Persentase intensitas serangan mati pucuk terberat yaitu pada perlakuan inokulasi dilukai cabai (78.07%) dan sengon (67.04%). | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | id |
| dc.subject.ddc | Forestry-Silviculture | id |
| dc.title | Identifikasi dan patogenisitas cendawan penyebab mati pucuk pada bibit Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) dan Cabai (Capsicum sp.) | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Chilli | id |
| dc.subject.keyword | dieback | id |
| dc.subject.keyword | pathogenicity | id |
| dc.subject.keyword | Rhizoctonia sp. | id |
| dc.subject.keyword | sengon | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UT - Silviculture [1474]

