Show simple item record

dc.contributor.advisorAswidinnoor, Hajrial
dc.contributor.authorSari, Vanda
dc.date.accessioned2023-11-03T04:14:33Z
dc.date.available2023-11-03T04:14:33Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130429
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji ketahanan terhadap kerebahan, mutu beran dan ketahanan terhadap penyakit blast dari 60 nomor koleksi plasma ufah pati gogo. Percobaan di lapangan dilakukan dari bulan Februari sampai awal Agus tus 1996 di Kebun Percobaan Cahayan, pada ketinggian 240 m dp sedangkan pengujian mutu beras dilakukan di Laboratorium Binkis. Pangan Pusat Ante Universitas (PAU) Pangan dan Gizi, Domaga, dari akhir Agustus sampai pertengahan September 1996 Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompak (RAK) dengan satu faktor dan tiga udang Faktor yang diuji adalah genotipe tanaman yang terdiri dari 60 nomor koleksi plasma mafah padi gogo lokal dan varietas Hasil percobaan menunjukkan bahwa selama pertumbuhan vegetatif, padi yang diuji umumnya tahan terhadap kerebahan pada fase berbxings persentase kerebahan bervariasi stars 0-55% sedangkan pada waktu panen hanya beberapa nomor yang persentase kerebahannya rendah yaitu Baher, Dodokan, Kalimatu, Kencana Bali, Bandang Huyur. Kencana Baliman. Paedai Moeto, Ketan Hitam dan HS 3. Sifat Ketahanan kerebahan tersebut dicirikan oleh perawakan tanaman yang pendek dan lingkar batang yang besar, jumlah anakan dan makan produktif yang tinggi serta tipe daun yang tegak (sudut daun < 30 atau semi (gabungan tipe tegak dan jatuh). Tetapi tinggi naman dan lingkar batang paling dominantuan kerebahan tanaman. Beras yang dikehendaki oleh konsumen dewasa ini adalah beras yang memiliki kadar amilosa dan sum gelatinisasi sedang serta mempunyai ukuran becas yang tergolong sedang sampai panjang. Kencana Bali, Asob, Lalantik Bamban dan Bakka Turuytergolong nomce-nomor yang memiliki berus bermutu bulk. Komponen produksi yang diamati adalah panjang malai, umur berbungan dan umur panen, bobot seribu butir dan ketahanan terhadap penyakit blast. Kisaran panjang mala, umur berbunga, umur panen dan bobot seribu butir yang ditemui pada penelitian ini masing-masing sebesar 21,2-27,9 cm, 62-144 hari, 111-175 hari dan 8,5-20,1 gram. Padi yang diuji sebagian besar tahan terhadap blast daun dengan skoring ting kat serangan lebih kecil dari 4, kecuali Bakka Turuy (skor 4), Siem (skor 4) dan Kencana Bali (skor 5). Namun hampir semua nomor peka terhadap blast leher malai ras Darmaga, kecuali Sentani dan Jatiluhur. Dus nomor ini relatif tahan terhadap blast leher malai dengan tingkat serangan berturut-turut 3 dan 5%. Kencana Bali merupakan galur yang tahan terhadap kerebahan dan menghasilkan beras yang bermutu baik namun galur ini peka terhadap penyakit blast.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgronomy - Riceid
dc.titlePengujian ketahanan kerebahan dan mutu beras plasma nutfah padi gogoid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record